Kemendes PDTT Fokuskan Revitalisasi Kawasan Eksisting dalam RPJMN 2020-2024

admin
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat acara Forum Komunikasi Transmigrasi Regional II tahun 2021

Matahationline.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan melakukan fokusing revitalisasi di kawasan eksiting dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional untuk mempercepat pembangunan daerah di kawasan Transmigrasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar pada acara Forum Komunikasi Transmigrasi Regional II tahun 2021 di Jakarta, Kamis (27/5/21) dengan tema “Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Mendukung SDGs Desa”.

Gus Menteri sapaan akrab Mendes PDTT menyampaikan saat pihaknya mengupayakan tidak ada lagi penambahan kawasan transmigrasi. Sudah saatnya untuk memfokuskan kepada pembangunan daerah di kawasan Transmigrasi mulai dari infrastruktur hingga perkembangan ekonomi.

“Kementerian Desa PDTT akan mengupayakan agar tidak lagi ada penambahan kawasan transmigrasi, kita akan melakukan perbaikan infrastruktur, ekonomi dan pengembangan sosial budaya di kawasan transmigrasi” terang Gus Menteri.

Hal ini dilakukan bertujuan untuk mewujudkan pembangunan daerah yang telah dicanangankan di RPJMN di kawasan transmigrasi. “Masalah-masalah yang kerap muncul di kawasan transmigrasi harus segera diselesaikan. Dengan begitu pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sesuai dengan SPJMN segera tercapai” jelas pria kelahiran Jombang ini.

RPJMN 2020-2024, ada 52 kawasan trasmigrasi yang masuk dalam prioritas nasional. Dimana dari 52 kawasan tersebut ada 7 wilayah yang menjadi kawasan transmigrasi berdaya saing. Kemudian 33 wilayah menjadi kawasan transmigrasi mandiri dan 12 wilayah menjadi kawasan transmigrasi berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua F-PKB DPRD Jatim Sentil Khofifah Terkait Keterlambatan Gaji Nakes Poskesdes

Jawa Timur, Matahationline.com – Keterlambatan gaji yang dialami tenaga Kesehatan (Nakes) Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) se-Jawa Timur mulai bulan Januari hingga April 2021 menuai kritik dari berbagai kalangan. Salah satunya dari ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi. Ia meminta Pemprov Jatim segera mencairkan gaji para Nakes Poskesdes tersebut. “Saya […]