Usai Konsolidasi, PKB Jatim Yakin Bisa Kembali Menang Pemilu 2024
matahationline.com – Usai memggelar konsolidasi internal pada Sabtu (24/4/2021) dan Minggu (25/4/2021), DPW PKB Jawa Timur yakin akan menang mutlak pada pemilu 2024 mendatang.
Sekretaris DPW PKB Jawa, Timur Anik Maslachah mengatakan bahwa target kemenangan tersebut akan disiapkan sedini mungkin oleh DPW PKB Jatim.
“Kita sedini mungkin melakukan pemetaan potensk suara untuk mengetahui target dan ceruk-ceruk yang harus kita isi,” ujarnya, Selasa (27/4/2021).
PKB juga akan fokus pada penguatan basis di NU dengan ekspansi jaringan pada target milenial dan perempuan. Hal ini dimaksud agar perempuan tidak hanya menjadi pelengkap tapi juga siap menjadi pemimpin. Begitu juga dengan kaum milenial.
“Bagaimana milenial ini tidak hanya disiapkan untuk jadi tetapi siap jadi untuk teredukasi, sehingga kita akan ada akademisi caleg milenial,” ungkapnya.
Kaum milenial nantinya akan diberikan pembekalan dan edukasi tentang politik. Millenial bukan hanya objek melainkan harus jadi subjek.
“Kita mengikis pola atau sistem pemilu yang berbau pragmatis. Edukasi harus kita lakukan sedini mungkin. Terutama jadi caleg millenial,” ucapnya.
Untuk diketahui, DPW PKB Jatim telah menggelar konsolidasi internal yang dilakukan selama dua hari yakni pada Sabtu (24/4/2021) dan Minggu (25/4/2021). Konsolidasi dilakukan bersama seluruh pengurus DPW PKB Jatim, caleg 2019, serta anggota fraksi PKB.
Konsolidasi juga dilakukan bersama pengurus DPC PKB serta Banom. Konsolidasi itu juga digelar untuk persiapan agenda strategis partai.

Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan
PKB Respons Usulan PAN Hapus Parliamentary Threshold Pemilu 2029
Dirut BEI Mundur Usai Gejolak IHSG, DPR RI Nilai Bentuk Tanggung Jawab
PKB Soroti RPJMD Probolinggo 2025–2029: Apresiasi Kesiapan, Tegaskan Pentingnya Implementasi Nyata
Kemenko PM Dorong Percepatan Renovasi Pesantren, Tekankan Aspek Keamanan dan Kelayakan
Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan