Mendes PDTT Sebut Pembangunan Desa Untuk Mempercepat Penurunan Stunting
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
Matahationline.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan arah pembangungan Desa adalah untuk mempercepat angka penurunan stungting di Desa. Ada 6 fokus kebijakan pembangunan Desa untuk meningkatkan konvergensi stunting.
“Pembangunan Desa ini memastikan percepatan penurunan stunting di Desa, Desa tetap memilih prioritas dalam membangun masa depan anak-anak dengan memperhatikan kesehatan dan pendidikan anak” kata Gus Halim, demikian ia biasa disapa saat memberikan sambutan secata virtual pada acara rapat koordinasi Nasional, Senin (23/7/21).
Gus Halim menjelaskan, ada enam fokus kebijakan pembangunan Desa demi meningkatkan konvergensi stunting. Pertama, pendataan mikro yang berkelanjutan kepada ibu dan anak 0-2 tahun.
Kedua, pendampingan terhadap pelaksanaan konvergensi stunting. Ketiga, peningkatan pelayanan posyandu. Keempat, peningkatan pembangunan rumah layak huni, terutama berkaitan pengadaan fasilitas air bersih.
Kemudian yang kelima adalah peningkatan keikutsertaan dalam jaminan kesehatan, terutama untuk ibu dan anak. Yang terakhir yaitu akta kelahiran untuk seluruh anak.
Saat ini, lanjut Gus halim menjelaskan, saat ini konvergensi stunting terhadap anak di bawah usia 0-2 tahun naik menjadi 32,96 persen dan 27,34 persen.
“Konvergensi terhadap ibu hamil meningkat menjadi 47,49 persen dari 38,41 persen. Konvergensi stunting terhadap anak di bawah usia 2 tahun dari 27,34 persen menjadi 32,96 persen” jelas Gus Halim.

Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
DPRD Bondowoso Soroti Distribusi Elpiji 3 Kg yang Tak Tertib
Menko PM Tekankan Penguatan IP untuk Dorong Ekonomi Kreatif Go Global
KH Imam Hasyim Soroti Pentingnya UHC, Sumenep Raih Penghargaan Madya UHC Awards 2026
DPRD Desak Evaluasi Menyeluruh Bangunan Sekolah Usai Plafon SMPN 60 Surabaya Ambruk
Komisi IX DPR RI Dorong Pemerataan Dokter Lewat 10 Kampus Baru
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan
Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan