Gus Muhaimin: Perlunya Politik Hijau Untuk Selamatkan Lingkungan Hidup
Foto Istimewa
Matahationline.com – Perubahan iklim menjadi fakta yang tidak bisa disangkal lagi. Pembangunan yang mengabaikan keberlangsungan lingkungan hidup masih terjadi, khususnya di Indonesia. Oleh sebab itu, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) memeberikan perhatian khusus, bahwa dibutuhkan politik hijau demi menyelamatkan lingkungan hidup.
Hal itu disampaikan Gus Muhaimin saat memberikan sambutan di acara Webinar “Bridging Policy and Scence for People, Planet and Posperity” yg diselenggarakan oleh Envorenmetn Institute, Rabu (15/9/21)
“Selama 30 tahun terkahir pembangunan Indonesia masih bergantung kepada sumber daya alam. Selama ini negara telah lunak dan kurang hadir dalam mencegah kerusakan lingkungan hidup akibat pemcemaran udara, libah B3, penebangan liar, pencurian ikan, dan terumbu karang serta penambangan liar”, ungkap Gus Muhaimin, Rabu (15/9/21)
Ia menjelasakan, unntuk menanggulangi hal tersebut dibutuhkan kebijakan tataruang yang terintegrasi dan berkeadilan. Sudah saatnya pemerintah mengalihkan arah pembangunan dari berbasis karbon tinggi menjadi pembangunan karbon rendah.
“Kita Indonesia, harus memulai lompatan dan pergeseran dari pembangunan berbasis tinggi kepada pembangunan karbon rendah. Sudah waktunya kita mendukung politik hijau. Politik yang berkomitmen untuk pemerataan ekonomi dan sekaligus berjuang menyelamatkan lingkungan hidup, mengatasi perubahan iklim dan memastikan keadilan antar generasi” terang pria kelahiran Jombang ini.
Dalam acara itu, hadir juga menteri keuangan yang diwakili oleh Febrio Nathan Kacaribu Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenenterian Keungan RI, Dr Mahawan Karuniasa CEO Environment Institude, Dr. Nur Masripatin Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim

Dirut BEI Mundur Usai Gejolak IHSG, DPR RI Nilai Bentuk Tanggung Jawab
PKB Soroti RPJMD Probolinggo 2025–2029: Apresiasi Kesiapan, Tegaskan Pentingnya Implementasi Nyata
Kemenko PM Dorong Percepatan Renovasi Pesantren, Tekankan Aspek Keamanan dan Kelayakan
Lonjakan PHK Capai 42 Ribu, Arzeti: Jangan Biarkan Pengangguran Terus Meningkat
Cak Imin Diganjar Bintang Mahaputera Adipurna atas Kontribusi Pemberdayaan Masyarakat
Nasim Khan Dorong PT KAI Sediakan Gerbong Merokok untuk Penumpang Jarak Jauh
Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan
Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan