Politisi PKB Aisyah Lilia Apresisasi Produk Olahan Fatayat NU Ngajuk

admin

matahationline.com – Politisi PKB Jawa Timur Aisyah Lilia Agustina mengapresiasi kreativitas para keder Fatayat yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk. Apresiasi tersebut lantaran kader Fatayat NU bisa berkreasi dan berinovasi menghasilkan produk olahan makanan yang bernilai ekonomis. Seperti pentol tahu produk unggulan Fatayat NU Baron, sambel pecel ,kripik tela merk yungge  dari Fatayat NU Wilangan, Stik kelor dari Fatayat NU Prambon, ceprit jamur  dari Fatayat NU Jatikalen, plerek telur asin dan madu monso dari Fatayat NU Patiarowo.

Produktivitas kader Fatayat NU tersebut membuat politisi PKB itu bangga. Hal tersebut sebagai bukti bahwa perempuan bisa menciptakan peluang di dunia usaha dan menghadirkan kemandirian ekonomi di dalam sebuah keluarga. Terlebih lagi dalam kondisi dampak pandemi, kondisi perekonomian tidak stabil sehingga perlu meningkatkan kreativitas yang bernilai ekonomis.

“Saya memberikan apresiasi terhadap usaha Fatayat NU nganjuk  untuk melahirkan produk-produk  tersebut. Sebab, di tengah hunjaman Covid-19 dengan segala akibatnya, memang dibutuhkan upaya-upaya kreatif untuk keluar dari kesulitan ekonomi,” ungkapnya, Rabu (5/5/2021) di Kantor PCNU Nganjuk.

Aisyah Lilia yang saat itu juga menjalankan agenda reses (serap aspirasi masyarakat) menyampaikan kesiapannya untuk membantu pengembangan produk dengan memberikan pelatihan branding dan pemasaran produk. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan produktivitas dan memudahnya pemasaran produk olahan yang dilakukan Fatayat NU Nganjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Lebaran, Gus AMI Minta Kader PKB se-Indonesia Aktif Berbagi

Matahationline.com – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang tinggal beberapa hari lagi, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) memerintahkan kepada kader dan pengurus PKB se-Indonesia untuk turun ke bawah untuk menyapa dan membantu para warga yang kurang mampu. Dikatakan Gus AMI- […]