Maman Imanulhaq Dorong Penyaluran Bansos Melalui Satu Pintu
Matahationline.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq, mendorong agar penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan melalui satu pintu. Menurutnya, meskipun bantuan untuk masyarakat datang dari berbagai sumber, sistem distribusi yang terpusat akan lebih efektif dan mengurangi permasalahan di lapangan.
“Bantuan sosial ini penting untuk masyarakat yang kurang mampu. Namun, selama ini penyalurannya sering menimbulkan problem karena terlalu banyak pintu. Saya berharap ini diperbaiki, idealnya cukup melalui satu pintu saja,” ujar Maman di Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Maman, yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Syura DPP PKB, menyatakan bahwa penyaluran bansos satu pintu akan lebih terkoordinasi dan selaras dengan program Data Tunggal Sosial Ekonomi Masyarakat (DTSEN) yang saat ini sedang disusun oleh pemerintah.
“Jika DTSEN nanti terwujud, lalu penyalurannya satu pintu, saya kira potensi salah sasaran bisa dihilangkan,” tambahnya.
Selain itu, Maman yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, mendukung keputusan pemerintah untuk tidak memangkas anggaran bansos meskipun tengah melakukan efisiensi anggaran.
“Saya apresiasi keputusan pemerintah untuk tidak memangkas bansos, karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, memastikan bahwa bantuan sosial tidak akan terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran.
“Kami tegaskan tidak ada pemotongan anggaran untuk bantuan sosial. Efisiensi tidak akan mengurangi kinerja kita,” ujar Muhaimin usai menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2025).
Ketua Umum PKB itu menambahkan bahwa kementerian dan lembaga di bawah Kemenko PM siap melakukan penyesuaian anggaran tanpa mengurangi nilai manfaat bansos. Ia juga menekankan pentingnya DTSEN dalam memastikan penerima manfaat terdaftar dengan baik dalam program Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Dengan semakin kuatnya DTSEN, semakin jelas siapa saja penerima manfaat yang berhak mendapatkan bantuan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Jazilul Fawaid Nilai Projo Panik Soal Isu Jarak Prabowo dan Jokowi
PKB Dukung Pilkada Tak langsung, Ini Alasan Cak Imin
PKB Usulkan Pilkada Dipilih DPRD, Muhammad Khozin: Tidak Berhubungan dengan Putusan MK
Polri Makin Dipercaya, Ubaidillah DPRD Jatim Sampaikan Selamat HUT Bhayangkara ke-79
PKB Undang Presiden Prabowo di Harlah ke-27, Tekankan Semangat Produktivitas Bangsa
Fraksi PKB Usulkan Pilkada Kembali Dipilih DPRD
Gus Imin Usulkan Pembentukan Badan Vokasi Nasional untuk Jawab Tantangan Kerja Global
Kemenko PM Dorong Percepatan Renovasi Pesantren, Tekankan Aspek Keamanan dan Kelayakan
Hadiri Konferensi Pendidikan Pesantren, Gus Imin Dorong Penguatan Bangunan di Pondok
Presiden Siapkan Inpres Pemanfaatan Idle, Gus Imin: Prioritaskan untuk UMKM