Curhat Seorang Ibu Pegiat Literasi Desa ke Gus Muhaimin Terkait Pendidikan di Sultra
Pegiat literasi desa di Sultra, Ibu Ana Curhat soal pendidikan ke Gus Muhaimin (foto: tangkapan layar)
Matahationline.com – Seorang ibu bernama Ana yang menjadi pegiat literasi Desa di Sulawesi Utara tidak bisa menahan isak tangis saat menyampaikan aspirasi kepada Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar tentang problematika pendidikan di desa-desa saat acara webinar ‘Road Show Politik Kesejahteraan Gus Muhaimin’, Kamis (19/7/21).
Ibu Ana menjelaskan, bahwa Pendidikan di desanya pada masa pandemi saat ini sangat minim dan mengkhawatirkan. “Pendidikan di Sulawesi tenggara belum diperhatikan. Saya harap bapak (Gus Muhaimin) jadi ujung tombak untuk Sultra dan Sulawesi, bukan hanya Jawa,” pesannya.
Dalam acara tersebut, Gus Muhaimin lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat Sultra. Ada praktisi kesehatan, pendidikan, pelaku UMKM, pegiat literasi desa, kepala desa, serta tokoh masyarakat lainnya.
Selain tangisan seorang ibu, acara itu juga diisi pemaparan dari praktisi kesehatan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra, dr Wayong. Ia menuturkan, pandemi Covid-19 membuat semua pihak turut terdampak, tak terkecuali para tanaga kesehatan.
“Covid-19 di Sultra meningkat. Kami dari Aliansi Profesi dan Faskes meminta pada Presiden untuk membuat platform penanganan Covid-19 terpusat. Menyusun kebijakan penanganan pandemi sesuai standar global, mempercepat capaian target vaksinasi, dan meningkatkan 3T,” katanya.
Wayong mengatakan, Pemerintah harus meningkatkan kapasitas laboratorium di daerah, khususnya Sultra.
Hera, pegiat UMKM Sultra juga mengaku turut terdampak Covid-19. Usahanya mandek sementara ia mempunyai cicilan ke bank yang harus dibayar rutin setiap bulan.
“Bantuan yang sering dijanjikan banyak yang tidak dapat. Padahal UMKM rata-rata mempunyai utang (ke bank). Saya kira ke depan UMKM benar-benar diperhatikan hingga ke daerah karena tidak semua bantuan, UMKM menerima,” ungkapnya.
Mendengar aspirasi dari perwakilan masyarakat Sultra tersebut, Gus Muhaimin mengaku siap memperjuangkan ke pihak terkait baik eksekutif maupun legislatif.
“Saya siap mempejuangkan dan memberikan solusi terkait problem kesehatan, pendidikan, UMKM hingga persoalan di desa-desa. Terima kasih atas aspirasi yang telah disampaikan,” katanya.
Terakhir, Ketua Tim Pengawas Penanganan Bencana Covid-19 DPR RI itu mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dan mengikuti vaksinasi Covid-19.

Wabup Malang Nilai Musma se-Jatim Jadi Wadah Strategis Pembentukan Pemimpin Muda
DPRD Desak Evaluasi Menyeluruh Bangunan Sekolah Usai Plafon SMPN 60 Surabaya Ambruk
Komisi IX DPR RI Dorong Pemerataan Dokter Lewat 10 Kampus Baru
Hadiri Konferensi Pendidikan Pesantren, Gus Imin Dorong Penguatan Bangunan di Pondok
Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, Pemerintah Siapkan Solusinya
Gus Muhaimin Instruksikan Kader PKB Bantu Tangani Musala Roboh di Al-Khoziny
Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan
Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan