Dua Kursi DPRD Bojonegoro Segera Terisi, PKB Tunjuk Nafik Sahal dan Agus
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Fauzan Fuadi
Matahationline.com – Kekosongan dua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro segera terisi. Setelah, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajukan proses pergantian antarwaktu (PAW) bagi dua anggotanya yang telah wafat.
Dua anggota DPRD tersebut adalah Eny Soedarwati dari daerah pemilihan (dapil) II yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat menjalankan ibadah umroh pada 20 Maret lalu, serta Dyah Ayu Ratna Dewi dari dapil IV yang wafat karena sakit pada 20 April.
Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, membenarkan pihaknya telah mengajukan proses PAW kepada DPRD Bojonegoro. Tak lupa, ia meminta doa untuk kesuksesan proses PAW ini.
“Iya, sudah (mengajukan proses PAW). Doakan ya,” ujar Fauzan, Jumat (23/5/2025).
Terkait nama-nama calon pengganti, Fauzan menyebut bahwa proses pengajuan mengikuti ketentuan yang berlaku. Meski demikian, sempat muncul kabar bahwa salah satu calon pengganti pernah mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati pada 2024.
Proses PAW kini memasuki tahap verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro. Hal ini sesuai dengan ucapan Sekretaris DPRD Bojonegoro, Edi Susanto, menyatakan bahwa pengajuan dari PKB telah diterima dan sedang dalam tahap proses. “Sedang berproses. Sudah ada pengajuan dari DPC PKB Bojonegoro,” ujar Edi secara terpisah.
Sementara itu, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPUK Bojonegoro, Ariel Sharon, mengonfirmasi pihaknya telah menerima surat dari Sekretariat DPRD pada Rabu (22/5). “Baru ada surat masuk kemarin dari Sekwan. Hari ini (23/5) kami jadwalkan klarifikasi ke Kantor DPC PKB Bojonegoro,” jelas Ariel.
Dalam surat tersebut, DPC PKB mengajukan dua nama sebagai calon PAW, yakni Nafik Sahal dari dapil II yang meraih 6.837 suara, dan Agus Dita Pratama dari dapil IV yang memperoleh 5.965 suara pada pemilu sebelumnya.

Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan
PKB Respons Usulan PAN Hapus Parliamentary Threshold Pemilu 2029
Jazilul Fawaid Nilai Projo Panik Soal Isu Jarak Prabowo dan Jokowi
PKB Dukung Pilkada Tak langsung, Ini Alasan Cak Imin
PKB Usulkan Pilkada Dipilih DPRD, Muhammad Khozin: Tidak Berhubungan dengan Putusan MK
Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan