Soal Retret Kepala Daerah, F-PKB Nilai Tak Akan Ganggu Efisiensi Anggaran
Matahationline.com – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa kegiatan retret bagi kepala daerah tidak akan mengganggu efisiensi anggaran pemerintah. Menurutnya, retret justru memiliki peran penting dalam menanamkan fondasi kepemimpinan melalui kegiatan yang dipandu langsung oleh presiden, sehingga tidak bertentangan dengan prinsip efisiensi.
“Menurut saya tidak akan mengganggu pada efisiensi karena itu bagian penting. Menanamkan pondasi melalui retret, melalui kegiatan yang dipandu langsung oleh presiden, saya pikir itu tidak menyalahkan efisiensi karena itu pesan penting,” katanya di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).
Lebih lanjut, Ketua Fraksi PKB DPR RI ini menjelaskan bahwa setiap presiden memiliki pendekatan tersendiri dalam membangun kekompakan pemerintahan, sesuai dengan latar belakang dan gaya kepemimpinannya.
Ia menilai, Presiden Prabowo Subianto yang berasal dari dunia militer cenderung mengadopsi pola kegiatan dengan nuansa militer dalam membangun soliditas di jajaran pemerintahan.
“Ya tentu setiap presiden memiliki pola, cara untuk membangun soliditas. Kebetulan memang Pak Prabowo ini berasal dari militer dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya berbau militer itu kerap kali muncul,” ucapnya.
Sebagai informasi, kegiatan retret kepala daerah akan berlangsung pada 21–28 Februari 2025 di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah, dengan diikuti oleh 505 peserta yang terdiri dari gubernur, wali kota, dan bupati.

Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
DPRD Bondowoso Soroti Distribusi Elpiji 3 Kg yang Tak Tertib
Menko PM Tekankan Penguatan IP untuk Dorong Ekonomi Kreatif Go Global
KH Imam Hasyim Soroti Pentingnya UHC, Sumenep Raih Penghargaan Madya UHC Awards 2026
DPRD Desak Evaluasi Menyeluruh Bangunan Sekolah Usai Plafon SMPN 60 Surabaya Ambruk
Komisi IX DPR RI Dorong Pemerataan Dokter Lewat 10 Kampus Baru
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan
Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan