PKB Adakan Sosialisasi Muktamar dan Pelatihan SMS di Palu
Matahationline.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengadakan sosialisasi hasil Muktamar dan pelatihan Sistem Manajemen-Monitoring Struktur (SMS) di Hotel Aston, Palu, pada Jumat (7/2/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kebijakan terbaru dari Dewan Pimpinan Partai (DPP) dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi sistem manajemen yang baru.
Acara yang dimulai pukul 13.00 Wita ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Neng Eem Marhamah, Ketua Fraksi PKB di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, serta Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR RI.
Selain itu, Dedi Setiawan, Anggota Sekretaris Bidang Eksekutif dan Legislatif PKB, juga turut hadir mewakili DPP.
Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah (Sulteng), Rahmawati, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari proses implementasi hasil muktamar PKB, yang bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi partai di daerah.
Rahmawati menekankan pentingnya sistem manajemen dan monitoring untuk meningkatkan efektivitas serta kesiapan partai dalam menghadapi dinamika politik yang akan datang.
“Sistem SMS ini memungkinkan kami untuk memantau dan mengelola kegiatan partai dengan lebih baik. Dengan demikian, kami dapat memastikan semua program dapat dijalankan sesuai dengan visi dan misi PKB,” kata Rahmawati.
Selain memperkenalkan kebijakan baru, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antara pengurus PKB tingkat pusat dan daerah dalam rangka memaksimalkan kinerja partai menuju Pemilu mendatang.

Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan
PKB Respons Usulan PAN Hapus Parliamentary Threshold Pemilu 2029
Dirut BEI Mundur Usai Gejolak IHSG, DPR RI Nilai Bentuk Tanggung Jawab
PKB Soroti RPJMD Probolinggo 2025–2029: Apresiasi Kesiapan, Tegaskan Pentingnya Implementasi Nyata
Kemenko PM Dorong Percepatan Renovasi Pesantren, Tekankan Aspek Keamanan dan Kelayakan
Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan