KH Imam Hasyim Soroti Pentingnya UHC, Sumenep Raih Penghargaan Madya UHC Awards 2026
Matahationline.com – Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 yang diraih Kabupaten Sumenep menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Capaian tersebut mendapat sorotan dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Sumenep, KH Imam Hasyim, yang menilai UHC sebagai bentuk nyata tanggung jawab negara terhadap rakyat.
Pada ajang UHC Awards 2026, Kabupaten Sumenep berhasil meraih penghargaan kategori Madya atas capaian kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini menempatkan Sumenep sejajar dengan sejumlah daerah lain di Madura yang dinilai konsisten memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.
Wakil Bupati Sumenep yang juga Ketua DPC PKB Sumenep, KH Imam Hasyim, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas penghargaan UHC yang diraih Kabupaten Sumenep. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Imam.
Imam menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan Program JKN sebagai bagian penting dalam memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh. Ia menilai UHC bukan sekadar target administratif, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.
“Melalui Program JKN, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Insyaallah ke depan kami akan terus berupaya meningkatkan mutu dan pemerataan layanan kesehatan,” ucapnya.
Imam juga berharap ke depan Kabupaten Sumenep mampu meningkatkan capaian UHC hingga meraih kategori Pratama. Menurutnya, target tersebut hanya dapat terwujud melalui sinergi lintas sektor serta dukungan berkelanjutan dari BPJS Kesehatan.
“Harapannya tahun depan pemerintah kabupaten Sumenep bisa mendapatkan penghargaan UHC kategori Pratama. Tentunya hal ini memerlukan sinergi antar sektor untuk mewujudkan perlindungan kesehatan yang merata untuk masyarakat Kabupaten Sumenep,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menjelaskan bahwa penghargaan UHC diberikan kepada daerah yang mampu memenuhi indikator kepesertaan aktif JKN sesuai ketentuan nasional. Selain cakupan kepesertaan, keberlanjutan pembayaran iuran serta komitmen pemerintah daerah menjadi faktor penentu.
“Suatu daerah dapat meraih penghargaan UHC apabila mampu memastikan sebagian besar penduduknya terdaftar aktif sebagai peserta JKN. Hal ini tentu memerlukan dukungan kebijakan, penganggaran, serta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Galih saat diwawancara di ruangannya pada Jumat, 30 Januari 2026.
Pada UHC Awards Tahun 2026, Kabupaten Bangkalan meraih penghargaan kategori Pratama, sementara Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep memperoleh kategori Madya. Capaian ini mencerminkan konsistensi pemerintah daerah di Madura dalam meningkatkan cakupan serta keaktifan kepesertaan JKN.

Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
DPRD Bondowoso Soroti Distribusi Elpiji 3 Kg yang Tak Tertib
Menko PM Tekankan Penguatan IP untuk Dorong Ekonomi Kreatif Go Global
DPRD Desak Evaluasi Menyeluruh Bangunan Sekolah Usai Plafon SMPN 60 Surabaya Ambruk
Komisi IX DPR RI Dorong Pemerataan Dokter Lewat 10 Kampus Baru
PKB Soroti RPJMD Probolinggo 2025–2029: Apresiasi Kesiapan, Tegaskan Pentingnya Implementasi Nyata
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan
Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan