Ketika Ketum PBNU Sebut Gus AMI Capres 2024 Dalam Acara Mu’tamar Pemikiran Dosen PMII
Gus AMI saat memberikan sambutan dalam acara Muktamar Pemikiran Dosen PMII
matahationline.com – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil memberikan panggilan khusus kepada Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI saat mengikuti acara seminar mu’tamar pemikiran dosen PMII yang berlangsung di Kampus IAIN Tulungagung, Senin (5/4/2021). Panggilan khusus itu terkait yaitu terkait bursa capres 2024 yang kini mulai ramai dibicarakan publik.
Kiai Said tersebut memanggil Gus AMI sebagai capres saat memberikan sambutan. “Yang saya hormati Ketua Majelis Ika PMII Gus Doktor Muhaimin Iskandar,” ungkap Kiai Said dibarengi dengan gemuruh tepuk tangan dari para peserta Mu’tamar yang juga dihadiri langsung oleh Gus AMI, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Wafaid atau Gus Jazil, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Anggota DPR RI Anggia Ermarini yang juga Ketua Umum Fatayat NU, serta puluhan rektor dan ratusan dosen dari berbagai kampus negeri dan swasta.
Menanggapi sabutan Kiai Said, Gus Amin menjawab dengan santai ketika ditanya oleh para awak media. “Sebagai ketua umum, kita punya amanah untuk itu (Capres 2024),” ungkapnya.
untuk diketahui, muktamar pemikiran dosen PMII di IAIN Tulungagung berlangsung selama tiga hari, yakni 5-7 April. Pada seminar sesi pertama, Kiai Said yang berkomunikasi secara daring, menjadi narasumber tunggal. Seminar sesi pertama tersebut, mengusung tajuk “Indonesia Emas, Isu dan Tantangan Masa Kini”.

Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan
PKB Respons Usulan PAN Hapus Parliamentary Threshold Pemilu 2029
Hadiri Konferensi Pendidikan Pesantren, Gus Imin Dorong Penguatan Bangunan di Pondok
Jazilul Fawaid Nilai Projo Panik Soal Isu Jarak Prabowo dan Jokowi
Gus Muhaimin Instruksikan Kader PKB Bantu Tangani Musala Roboh di Al-Khoziny
Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan