Cak Imin Akan Cek Kemensos Soal Stimulus Bansos Jelang Ramadhan
Matahationline.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, merespons rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) jelang Ramadhan.
Cak Imin, sapaan akrabnya, ini mengatakan Kementerian Sosial (Kemensos) yang akan langsung mengeksekusi rencana dari Presiden Prabowo tersebut.
Sementara, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) akan mengecek lebih lanjut terkait dengan percepatan penyalurannya.
“Ini (percepatan penyaluran bansos) akan dicek dulu, akan dicek (penyaluran) oleh Kemensos. Lihat (dulu) dari Kemensos-nya,” ujar Cak Imin di Kantornya, Selasa (18/2/2025).
Sebelumnya, Prabowo mengatakan, bakal melakukan optimalisasi penyaluran bansos bulan Februari dan Maret 2025.
“Stimulus pada bulan Ramadhan yaitu diskon harga tiket pesawat, diskon tarif tol, program diskon belanja, program pariwisata mudik Lebaran, serta stabilitas harga pangan,” ujar Prabowo dalam konferensi pers di Istana Mereka, Jakarta, sebagaimana disiarkan Kompas TV, Senin (17/2/2025).
Stimulus-stimulus yang disampaikan itu merupakan bagian dari delapan langkah strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Adapun stimulus yang diberikan pada bulan Ramadhan dan Lebaran kali ini masuk dalam kebijakan di kuartal pertama 2025.

Akses Sulit Jadi Alasan Relokasi Puskesmas Bareng, DPRD Kota Malang Janjikan Pengawasan Ketat
DPRD Bondowoso Soroti Distribusi Elpiji 3 Kg yang Tak Tertib
Menko PM Tekankan Penguatan IP untuk Dorong Ekonomi Kreatif Go Global
KH Imam Hasyim Soroti Pentingnya UHC, Sumenep Raih Penghargaan Madya UHC Awards 2026
DPRD Desak Evaluasi Menyeluruh Bangunan Sekolah Usai Plafon SMPN 60 Surabaya Ambruk
Komisi IX DPR RI Dorong Pemerataan Dokter Lewat 10 Kampus Baru
FPKB DPRD Kota Bekasi Usulkan Insentif Guru Ngaji Lekar Rp500 Ribu per Bulan
Gelar Akpolbang, Cak Imin Minta Kader PKB Ubah Arah Berfikir yang Adaptif
PKB Matangkan Kepemimpinan Daerah lewat Akademi Politik Kebangsaan