Sudah Seharusnya Fraksi PKB Bersumpah Setia Kepada NU

By Kontributor 04 Sep 2019, 13:40:43 WIBPolitik

Sudah Seharusnya Fraksi PKB Bersumpah Setia Kepada NU

Keterangan Gambar : Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah


Surabaya, matahationline.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Selasa (3/9/2019) membaiat 25 anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur. Pembaiatan tersebut berlangsung di Gedung PWNU Jawa Timur Jl. Masjid Al Akbar Timur No 9 Surabaya yang dipimpin langsung oleh wakil Rois Syuriah KH Abdul Matin Jawahir. Proses pembaiatan disaksikan oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar dan Sekretarisnya Prof. Akh Muzakki serta kiai-kiai sepuh Jawa Timur.

Ketua Fraksi Sementara PKB DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah menyampaikan bahwa proses pembaitan yang dilakukan oleh PWNU kepada anggota Fraksi PKB adalah suatu hal yang wajar. Bahkan, sudah seharusnya Fraksi PKB bersumpah setia kepada NU.  Karena PKB lahir atas dorongan dari warga NU pasca reformasi tahun 1998. Di mana warga nahdliyin menginginkan adanya wadah penyalur aspirasi politik.

“Sebuah keharusan PKB yang lahirnya dibidani oleh NU. Sebelum kami para anggota F-PKB melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai anggota legislatif terlebih dahulu untuk ta'aruf guna memohon do'a restu dan sekaligus diba'iat agar kita melaksanakan amanah dengan baik sesuai kaidah-kaidah islam ahlussunnah wal jamaah, patuh manut kiai serta siap mengawal kepentingan NU, kepentingan umat Islam dan kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Anik Maslachah.

Baiat atau sumpah setia tersebut merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan seperti halnya sumpah jabatan yang dilakukan pada proses pelantikan anggota dewan 31 Agustus kemarin. Menurut Anik, pembaiatan sebagai penguat batin seseorang untuk setia melayani umat.

Selain terkait dengan pentingnnya baiat, Ketua Perempuan Bangsa Jawa Timur itu menganggap jabatan yang saat ini diemban sebagai legislator Jawa Timur adalah sebuah wasilah agar bisa lebih bermanfaat untuk warga Jawa Timur. Sebagaimana plat form PKB dari keputusan Muktamar PKB 2019 di Bali kemarin, yaitu “Melayani Ibu Pertiwi”. Kader PKB yang ada di parlemen untuk membuat kebijakan yang pro terhadap kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKB merupakan anak dari NU yang paling soleh, karena patuh terhadap NU  yang notabennya sebagai orang tua (organisasi yang mehirkan PKB). Sebab itu ia berpesan kepada anggota Fraksi PKB untuk berkomitmen  untuk selalu menjaga marwah  NU dan meninggalkan segala perbuatan yang melanggar norma yang ada di masyarakat. “Kader PKB harus meninggalkan mo limo (istilah jawa yang artinya madon, mabuk, main, maling, madat), jika ada yang melakukan itu, harus di PAW,” terangnya.[cy]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment