Soroti Persoalan Perempuan, Halim Iskandar: Kita Harus Kerja Kongkrit

By Kontributor 07 Mar 2020, 19:08:32 WIBSosial Budaya

Soroti Persoalan Perempuan, Halim Iskandar: Kita Harus Kerja Kongkrit

Keterangan Gambar : ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar foto bersama peserta TOT Counselor Griya Curhat Keluarga


matahationline.com - Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) harus action atau melakukan tindakan nyata yang sesuai dengan aarahan Ketua Umum DPP Gus Ahmad Muhaimin Iskandar dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Timur Abdul Halim Iskandar saat memberikan arahan di Training of Trainer (TOT) Counselor dan peluncuran Griya Curhat Keluarga yang digelar oleh DPW Perempuan Bangsa (PB) Jawa Timur tanggal 7-8 Maret 2020 hotel Primebiz Surabaya.

Gus Menteri, sapaan akrabnya, dalam arahannya mengatakan, perempuan selama ini selalu hanya jadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hal ini kadang kurang mendapat respon dari pihak terkait.

kasus bunuh diri karena persoalan ekonomi didominasi oleh perempuan, termasuk kasus karena kaitan utang piutang. Bahkan urusan terorisme pun, perempuan juga ikut dilibatkan.

"Ini persoalan menurut saya sangat serius dan masalah ini harus segera dibenahi," kata Gus Halim.

PKB dan PB harus terlibat aktif dalam sebuah proses advokasi dan perhatian terhadap persoalan rumah tangga dan perempuan dengan action yang nyata. "Ini menjadi ikhtiar bagi PKB dan PB untuk mencari solusi dari berbagai pemasalahan yang dihadapi warga masyarakat kita, utamanya perempuan," kata Mantan Ketua DPRD Jatim itu 

Gus Menteri mengatakan, hasil dari TOT yang digelar PB ini akan diduplikasi dan diterapkan di sejumlah daerah, utamanya yang dipimpin oleh kader PKB.

Bahkan, ia berencana untuk mengajak Kades pilihan untuk belajar di Desa yang sukses di Yogyakarta yang membangun literasi keuangan untuk Ibu-ibu, yang bisa menambah penghasilan agar bisa miliki tabungan. "Saya ingin kita punya karya-karya nyata dan konkrit. Serta juga menyelesaikan masalah secara tuntas dengan tolak ukur tertentu," kata Gus Halim.

Sementara itu, dalam mengatasi persoalan rumah rumah tangga yang tergambar dengan kasus KDTR, Ketua Perempuan Bangsa (PB) Jatim Anik Maslachah bersama organisasinya tersebut menggagas RUMAH Griya Curhat Keluarga. Pendirian rumah tersebut menjadi wadah masyarakat untuk bisa curhat terkait permasalahan keluarganya. 
"Jadi Griya Curhat Keluarga ini menjadi tempat ibu-ibu untuk curhat permasalahan keluarganya," ungkapnya.

Sebab itu, pihaknya saat ini mentraining kader-kader perempuan bangsa untuk bisa menjadi counselor handal dalam menyelesaikan berbagai permasalahan keluarga yang ada di masyarakat. Harapannya, kedepan angka KDRT yang dialamiboleh ibu-ibu di Indonesia khususnya di Jawa Timur turun dan angka kebahagiaan keluarga bahagia sejahtera meningkat.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment