Revitalisasi Pasar Tradisional, Gus Ipul Kedepankan Dialog dengan Pedagang

By Kontributor 19 Feb 2018, 10:29:32 WIBDaerah

Revitalisasi Pasar Tradisional, Gus Ipul Kedepankan Dialog dengan Pedagang

Keterangan Gambar : Cagub Jatim, Gus Ipul saat berdialog dengan pedagang sayur di Pasar Blega Bangkalan (19/2)


Bangkalan, matahationline.com Cagub Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berencana untuk melakukan revitalisasi pasar tradisional yang ada di Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam kunjungannya ke Pasar Tradisional Blega Bangkalan, Senin (19/2/2018).

Menurut Gus Ipul kondisi pasar yang ada di Jawa Timur khususnya di Madura  perlu dilakukan revitalisasi pasar. tujuan dari revitalisasi tersebut tidak lain adalah untuk memberikan rasa nyaman para pembeli, pedagan dan pengunjung yang datang ke pasar.

“Pasar tradisional kita perlu perbaikan-perbaikan, kalau bahasa yang lebih umum kira-kira perlu direvitalisasi,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa pedagang pasar kadang ada yang merasa khawatir saat pasar dilakukan revitalisasi. Kekhawatiran tersebut karena mereka memadang revitalisasi dapat  mengurangi sumber pendapatan mereka. “Kalau kita bisa memastikan bahwa semua baik-baik saja setelah diperbaiki, bahkan mungkin lebih berkualitas, itu akan lebih baik,” katanya.

Karena itu, Calon Gubernur yang berpasangan dengan Puti Soekarno tersebut akan mengedepankan dialog terlebih dahulu dengan para pedagang. Sehingga dalam proses revitalisasi tidak ada lagi kekhawatiran dari para pedagang pasar.

“Kenapa terjadi perbedaan pendapat, ketegangan ketika ada pasar-pasar tradisional diperbaiki, itu karena gagal melakukan dialog. Padahal pasar ini salah satu yang penting,” jelas Cagub yang diusung oleh PKB, PDIP, PKS dan Gerindra itu.

Bahkan ia menyebutkan melakukan pembangunan pasar merupakan salah satu bentuk kebijakan yang pro gender. Karena pasar pada umumnya didominasi oleh kaum perempuan. “Karena itu, pasar menjadi perhatian kami, saya dan Mbak Puti. Ini salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian terutama pasar-pasar tradisional,” pungkasnya.[tc]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment