Reses, Anik Maslachah Soroti Implementasi Pencairan Dana BOS

By Kontributor 07 Okt 2017, 13:05:43 WIBPendidikan

Reses, Anik Maslachah Soroti Implementasi Pencairan Dana BOS

Keterangan Gambar : Anik Maslachah saat melakukan reses di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo)


Sidoarjo, matahationline.com - Anggota DPRD Jawa Timur Anik Maslachah, Selasa (3/10/2017) menjalankan rutinitas reses untuk menyapa konstituentenya di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo). Dalam reses tersebut, Anik Maslachah menyoroti masalah implementasi dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupat Sidoarjo-Surabaya.

Perempuan yang biasa disapa Mbak Anik tersebut mengatakan bahwa banyak warga terutamanya dari kalangan guru MI mengeluh masalah pencairan dana BOS. Dimana dana BOS untuk MI sampai dengan semester 4 ini hanya cair 40 persen. Sedangkan sisanya dari dana BOS tersebut tidak diketahui masih mengendep di mana.

Masalah pencairan dana BOS tersebut menurut Mbak Anik dapat menghambat proses kegiatan belajar dan mengajar bagi sekolah-sekolah swasta. Karena sekolah swasta biaya utama untuk oprasional dan kegiatan belajar mengajar bersumber dari dana BOS.

"Bagi sekolah swasta hitungan perolehan bos siswa itu sudah masuk hitungan RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah). Sehingga bila pencairan BOS hanya 40%, akan menghambat proses kegiatan belajar mengajar," ungkap politisi PKB itu.

Berdasarkan aduan para guru MI kepada Mbak Anik, sebenarnya sudah pernah ada perwakilan Kepala Sekolah dan Lembaga Ma'arif Sidoarjo yang mengadu ke DPR RI dan meminta difasilitasi. Namun sampai saat ini belum ada kepastian bagaimana persoalan pencairan dana BOS.

Untuk menangani masalah yang dihadapi konstituentenya itu, Mbak anik berjanji akan menyampaikan kepada gubernur dan pemerintah pusat yang berwenang menangani masalah pencairan dana BOS.

"Oleh karenanya, saya akan ikhtiar menyampaikan apa yang jadi keluhan warga. Dan mengharap pemerintah pusat untuk peka terhadap kondisi ini dan segera mencairkan kekurangan dana BOS setiap sekolah. Terlebih lagi, alokasi keuangan tercover di APBN dan ini masuk semester empat. Sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak mencairkan dana BOS tersebut," jelas Ketua Perempuan Bangsa Jatim itu.[fc]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment