Ra Baddrut: Tarian Erotis Rusak Moral Masyarakat

By 28 Jul 2016, 18:28:27 WIBSosial Budaya

Ra Baddrut: Tarian Erotis Rusak Moral Masyarakat

Keterangan Gambar : H. Baddrut Tamam, S.Psi (Foto: Istimewa)


Pamekasan, Matahationline.com - Penampilan tarian erotis saat latihan bersama penggemar motorcross di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Minggu (24/7/2016) mendapat perhatian sejumlah pihak. Ada yang pro dan kontra. Ada yang mendukung dan tidak sedikit menolak.
 
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, H. Baddrut Tamam, menilai tarian erotis tersebut merusak moral masyarakat. "Kejadian ini harus menjadi kajian dan tanggung jawab kita bersama. Semua stakeholder perlu bermusyawarah untuk mencari solusi, serta menyusun langkah-langkah strategis. Musyawarah bersama mutlak diperlukan untuk mencari solusi terbaik dari degradasi moral akhir-akhir ini di Pamekasan," kata pria yang akrab disapa Ra Baddrut itu, Kamis (28/7/2016).
 
Anggota DPRD Jatim dari Dapil Jatim XI itu menambahkan, selain tidak patut dilakukan, tarian erotis tersebut kurang tepat jika hanya dilihat sebagai perilaku sosiologis semata. "Jangan hanya dilihat dari ketidakpantasan secara sosiologis. Menampilkan tarian erotis itu juga melanggar undang-undang. Apalagi jika dilakukan di tempat umum dan banyak anak-anak yang menyaksikan," sambung Ra Baddrut.
 
Di acara yang ditonton ratusan warga itu, tampil empat perempuan berpakaian tank top menari erotis atau lap dance. Bukan hanya penggemar motorcross yang menonton langsung tarian erotis. Masyarakat umum juga berdatangan menyaksikan aksi empat penari dari Surabaya tersebut. Orang dewasa, remaja, hingga anak-anak seperti tercengang melihat gerak tubuh empat perempuan berambut sebahu itu.
 
Bagi Ra Baddrut, saat ini sudah saatnya semua elemen bergerak untuk memikirkan yang terbaik bagi Pamekasan, termasuk dari ancaman degradasi moral akibat tarian erotis tersebut. "Mari kita bersama-sama Pemerintah, Ulama, Polri, TNI dan stakeholder lainnya, bergandengan tangan menangkal porno-aksi dan tindakan yg tidak bermoral lainnya," pungkas mantan Ketua Umum PMII Jawa Timur itu. [wbo]


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment