Politisi PKB Sebut Rekayasa Cuaca Diperlukan untuk Kebakaran Hutan Pontianak

By Kontributor 20 Agu 2018, 14:16:27 WIBPemerintahan

Politisi PKB Sebut Rekayasa Cuaca Diperlukan untuk Kebakaran Hutan Pontianak

Keterangan Gambar : Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pontianak


Jakarta, matahationline.com – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan menyebutkan bahwa rekayasa cuaca diperlukan dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan di Pontianak Kalimantan Barat. Kebakaran yang sudah terjadi beberapa waktu lalu tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu karena asap tebal yang menyelimuti daerah-daerah di sekitar lokasi kebakaran.

"Segera lakukan rekayasa cuaca, karena titik sudah meluas lebih dari seribu. Tidak cukup hanya helikopter pemadam. Karena di sana lahan gambut, sehingga sulit dimatikan bila tidak ada hujan," ungkap anggota IV DPR RI itu.

Ia menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan tersebut sudah mulai mendekati pemukiman warga. Akibatnya, wilayah Pontianak dan Kubu Raya dikepung asap tebal. "Yang saya paham kebakaran hampir mau meludeskan perumahan dekat lokasi lahan yang kebakar. Di Kompleks Perumahan Star Borneo Regency 2, Desa Mekar Baru (Desa Kapur) Kubu Raya. Posko saya saja sudah penuh dengan asap, staf saya bilang sulit napas,"katanya.

Untuk itu, campur tangan pemerintah pusat diperlukan dalam menangani kasus tersebut dengan melakukan rekayasa cuaca. Karena helikopter pemadam yang telah diturunkan pihak TNI AU bersama instansi daerah menurut Daniel tak lagi cukup.

"Kasihan masyarakat dan anak-anak harus hidup dengan napas hirup asap. Sudah tahap bahaya ini," terangnya.[tac]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment