Politisi PKB Ingin Pusat Pertumbuhan Ekonomi Jatim Tidak Hanya di Ring Satu

By Kontributor 19 Sep 2019, 17:07:45 WIBEkonomi

Politisi PKB Ingin Pusat Pertumbuhan Ekonomi Jatim Tidak Hanya di Ring Satu

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Ufiq Zuroida


Surabaya, matahationline.com – Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Ufiq Zuroida ingin pusat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tidak hanya di ring satu (Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan), namun bisa tumbuh keluar. Ia menginginkan pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5,51 persen kuartal I 2019 tersebut dampaknya juga dirasakan oleh daerah.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus lebih memperhatikan sektor ekonomi riil yang berada di daerah-daerah, seperti pertanian, peternakan dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Perhatian tersebut bisa juga dalam bentuk kebijakan dan program yang berpihak kepada pelaku ekonomi riil. Bantuan permodal berupa pinjaman lunak dan hibah bisa menjadi alat untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi riil di luar ring satu Jatim.  Karena permasalahan utama yang dihadapi oleh petani dan pelaku usaha UMKM adalah soal modal.

Tidak berhenti disitu, Ufiq menilai kehadiran pemerintah tentu juga dibutuhkan dalam menjaga stabilitas nilai jual dari produk pertanian. Karena pemasalahan klasik yang kerap mendera petani adalah anjloknya harga saat panen raya tiba.

“Pemprov juga sekiranya menyedikan galeri UKM sebagai tempat konsultasi dan pemasaran produk yang dihasilkan. Galeri ini juga untuk menumbuhkan minat masyarakat khususnya pemuda untuk menjadi entrepreneur,” ungkapnya, Kamis (19/9/2019).

Menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing menjadi bagian penting dalam pengembangan pertumbuhan ekonomi di daerah. Mengingat revolusi industri 4.0 tidak dapat dihindari. “Ring satu sudah menjadi koridor industri 4.0 yang mengedepankan SDM dan Iptek, tentu daerah tidak boleh kalah,” terangnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Kuartal I 2019 terhadap Kuartal I 2018 tumbuh 5,51 persen (year on year/yoy). Ekonomi Jawa Timur Kuartal I 2019 juga tumbuh bila dibandingkan kuartal sebelumnya (q-to-q), walaupun pertumbuhannya hanya 0,13 persen.

Dari sisi produksi, beberapa kategori mengalami pertumbuhan positif. pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,86 persen, industri pengolahan sebesar 7,28 persen, dan penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 6,87 persen.

Sedangkan struktur ekonomi Jawa Timur menurut lapangan usaha Triwulan I 2019, didominasi tiga lapangan usaha utama, yaitu, industri pengolahan dengan kontribusi sebesar 30,42 persen, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 18,25 persen, dan pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 11,78 persen.

Pertumbuhan ekonomi dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhannya, lapangan usaha industri pengolahan merupakan sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,18 persen. Kemudian diikuti perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,22 persen; konstruksi sebesar 0,53 persen; serta informasi dan komunikasi sebesar 0,37 persen.[ct]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment