Peredaran Narkoba di Sidoarjo Mencapai 70 Persen

By 28 Mar 2016, 16:34:09 WIBHukum

Peredaran Narkoba di Sidoarjo Mencapai 70 Persen

Keterangan Gambar : Polres Sidoarjo sedang memaparkan temuan terkait pegguna narkoba. (sumber foto: detik.com)


Sidoarjo — Peredaran narkoba terus mengalami peningkatan. Berdasarkan catatan Satnarkoba Polres Sidoarjo, pada tahun 2014 tercatat 140 kasus dan 250 kasus di tahun 2015. Sedangkan tahun 2016, Polres Sidoarjo berhasil mengungkap 150 kasus narkoba terhitung sejak bulan Januari sampai pertengahan Maret.

Kasat Reserse Narkoba Polres Sidoarjo AKP Redik Tribawan menyebutkan, penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sidoarjo terus mengalami peningkatan hingga 70 persen setiap tahunnya. Hal tersebut merupakan angka yang cukup tinggi bagi kabupaten Sidoarjo. “Usia pelaku yang berhasil ditangkap kisaran usia 20 tahun hingga 35 tahun," kata AKP Radik (26/32016).

Peredearan narkoba saat ini bahkan sudah merambah remaja. Sebab itu AKP Radik meminta kepada seluruh orang tua untuk mengawasi perilaku putra-putrinya agar lebih waspada dari pengaruh narkoba.

Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya pengguna narkoba di Kabupaten Sidoarjo. Terlebih pelakunya tergolong dari usia muda.

“Narkoba saat ini sudah masuk dalam lingkungan pelajar. Mulai dari pelajar tingkat SMP dan SMA sudah banyak yang menggunakan narkoba. Maka dari itu, pihak kepolisian harus gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tidak lupa pula, lakukan razia di sekolah-sekolah, jalanan, tempat game dan tempat hiburan lainya,” ujar tokoh yang akrab disapa Pak Halim ini.

Pak Halim menambahkan, perkembangan psikologi seorang anak juga didorong oleh lingkungan. Sehingga tidak jarang seseorang berperilaku menyimpang dipengaruhi oleh lingkungannya. Sebab itu, “Keluarga dan lembaga pendidikan juga perlu memperhatikan putra-putrinya dalam bergaul, jangan sampai masuk lingkungan narkoba,”kata Pak Halim.

Selain itu Pak Halim juga mengatakan, 70 persen pengguna dan pengedarnya masih berada berusia muda, sekitar umur 20-27 tahun. Hal tersebut dianggap perlu menjadi PR bersama. Generasi muda harus dilindungi agar terhidar bahaya narkoba. [ch].



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment