Penggalangan Bansos di Jalanan Surabaya Harus Berizin

By 16 Des 2016, 13:22:09 WIBSosial Budaya

Penggalangan Bansos di Jalanan Surabaya Harus Berizin

Keterangan Gambar : Ilustrasi


SURABAYA, Matahati Online - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menertibkan penggalangan dana bantuan kemanusiaan, bencana alam atau pembangunan tempat ibadah yang dilakukan tanpa izin di jalanan. Jika tidak, penggalangan bantuan tersebut tak berizin dinilai seperti pungutan liar.

Penertiban itu merujuk Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 28 Tahun 2015 tentang tata cara perizinan pengumpulan sumbangan.Tujuan pengaturan ini untuk menciptakan transparansi pengelolaan bantuan yang telah dikumpulkan sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

"Sosialisasi sudah lama tentang perwali ini. Segala penggalangan dana harus mengantongi izin, jika tidak kan seperti pungutan liar," kata Kepala Dinas Sosial Surabaya Supomo, dilansir detikcom, Jumat (16/12/2016).

Supomo mengungkapkan sudah banyak membubarkan kelompok masyarakat yang melakukan penggalangan dana bantuan di sejumlah lokasi.

"Dua hari lalu lalu kalau tidak salah, kita membubarkan yang dilakukan mahasiswa salah satu universitas negeri," ungkapnya.

Pengajuan izin permintaan sumbangan bisa mengajukan izin ke Unit Pelayanan Teknis Satu Atap (UPTSA) atau melalui online single window tanpa biaya atau gratis.

"Jika permintaan sumbangan ditujukan untuk pembangunan masjid atau yayasan anak yatim yang mengeluarkan izinnya adalah Dinsos. Sedangkan izin
sumbangan untuk bantuan bencana alam yang mengeluarkan izinnya Linmas. Tapi semua itu melalui UPTSA," terang Supomo.

Setelah mendapat izin, masyarakat atau kelompok yang menggelar penggalangan bantuan tersebut diwajibkan membuat dan menyerahkan laporan tertulis pengelolaan bantuan yang telah terkumpul dan serta penggunaannya.

"Jadi bisa terbuka, dan masyarakat bisa mengetahuinya. Dan laporan itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," tandas Supomo.

Mantan Camat Kenjeran ini juga mengungkapkan Wali Kota Tri Rismaharini bahkan siap memfasilitasi masyarakat, kelompok masyarakat atau mahasiswa yang ingin menggalang bantuan untuk daerag-daerah yang dilanda bencana.

"Kemarin Bu Wali menyampaikan jika penggalangan untuk bencana Aceh yang dilakukan mahasiswa ada izinnya maka pemkot siap membantu dalam hal pengiriman ke sana," katanya.

Sumber: detikcom



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment