PBNU Usul Cak Imin Maju Cawapres Dampingi Jokowi

By Kontributor 03 Jul 2018, 20:08:24 WIBPolitik

PBNU Usul Cak Imin Maju Cawapres Dampingi Jokowi

Keterangan Gambar : Pertemuan PBNU dan PKB di Kantor PBNU Jakarta Pusat


Jakarta, matahationline.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan pertemuan khusus dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di gedung PBNU Jl. Kramat Jaya Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018). Dalam pertemuan tersebut menghasil dukungan PBNU kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) maju sebagai Cawapres dampingi Jokowi di 2019 mendatang.

"Kita mendukung langkah politik PKB, termasuk mendukung Cak Imin cawapres. Kita dukung aja, PBNU dukung saja untuk kemaslahatan umat," kata Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj, Selasa (3/7/2018).

Said Aqil menjelaskan alasan mendukung langkah politik PKB hanya sebatas untuk kemaslahatan umat.  Ia yakin dengan majunya Cak Imin mampu membawa perubahan yang lebih baik, terutamanya untuk warga NU.

Selain itu, alasan PBNU mengusulkan Cak Imin berpasangan dengan Jokowi karena tidak lepas dari elektabilitas Jokowi paling tinggi dibandingkan dengan Capres yang lain. "Yang diharapkan menang ya pak Jokowi, survei teratas ya Jokowi. Kalau mau menang ya Jokowi mungkin ya," katanya.

"Mudah-mudahan dengan niat yang tulus bisa membawa kemenangan utk Cak Imin, PKB, dan NU," sambung Said Aqil.

Sementara Wakil Rais Am PBNU KH Miftahul Achyar mengajak warga NU kompak dalam pilihan politik. Menurutnya bila NU kompak, semua bisa dimenangkan.

"Kita harus tata warga NU untuk menyukseskan Cak Imin pada Pilpres mendatang," katanya.

Ia mengajak kiai dan warga NU untuk mulai bekerja merapatkan barisan untuk memenangkan Cak Imin pada Pilpres 2019.

"PKB pernah besar, karena itu tidak sulit untuk menjadi besar kembali dan menangkan Pilpres mendatang," terangnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini, Wakil Rais Am KH Miftahul Achyar, dan jajaran Ketua Wakil Sekretaris, serta ketua Badan Otonom PBNU.[rec]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment