Pakde Karwo akan Sweeping TKA, ini Tanggapan Pak Halim

By 27 Des 2016, 20:42:07 WIBKetenagakerjaan

Pakde Karwo akan Sweeping TKA, ini Tanggapan Pak Halim

Keterangan Gambar : Ilustrasi


SURABAYA, Matahati Online - Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan pada awal tahun 2017 nanti akan menerjunkan tim gabungan dari pemprov, imigrasi dan Polda Jatim dalam rangka sweeping atau razia keberadaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal China.

Aksi Sweeping ini dalam pandangannya sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2016 yang mengatur keberadaan TKA jika bekerja di Jatim. Diketahui di Jatim, TKA ilegal banyak di wilayah Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Pasuruan.

Meskipun secara nasional sudah ada kebijakan yang memperbolehkan TKA boleh tidak bisa berbahasa Indonesia, namun di Jatim tetap akan memberlakukan harus berbahasa Indonesia.  Pakde Karwo siap berhadapan dengan perintah kebijakan nasional.

“Tenaga kerja kita (TKI) saja wajib mengunakan bahasa asing jika bekerja di luar negeri. Kamipun punya kebijakan juga untuk berbahasa Indonesia dan punya skill,” kata Pakde Karwo, dilansir up-islam.com, Jumat (23/12/16).

Sementara itu, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar menyambut positif rencana Gubernur Jatim dalam mengambil langkah cepat mananggulangi persoalan TKA ilegal di Jatim.

“Saya kira langkah cepat Pakde Karwo akan sangat efektif. Penekanan melalui melalui perda merupakan salah satu cara yang strategis dan diharapkan ampuh dalam membendung gelombang besar TKA, terutama TKA ilegal,” paparnya, Selasa (27/12/16).

Pun demikian, lanjut Pak Halim, tugas kita tidak berhenti melalui strategi itu, sebab ada hal lain yang tidak kalah penting untuk diupayakan, yaitu peningkatan skill dan kreatifitas tenaga kerja lokal.

“Kita harus segera menyelesaikan persoalan itu. Bendung gelombang besar TKA serta tidak meninggalkan upaya membentuk tenaga kerja lokal yang unggul, belum terlambat untuk mengupayakan itu,” tegas Pak Halim. [an]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment