Nyanyian Wisnu dan Dahlan dalam Kasus Jual Aset PT.PWU Jatim

By 20 Okt 2016, 11:40:43 WIBHukum

Nyanyian Wisnu dan Dahlan dalam Kasus Jual Aset PT.PWU Jatim

Keterangan Gambar : Mantan Direktur Utama PT.PWU Jatim


Surabaya, matahationline.com – Kasus penjualan aset milik PT. Panca Wira Usaha (PWU) terus bergulir panas. Mantan  manejer Aset PT. PWU Wisnu Wardana yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terus bernyanyi, menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam penjualan aset milik BUMD jatim tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, nama mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan disebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam pelepasan aset yang kabarnya tidak sesuai dengan prosedur.

Dahlan Iskan merupakan mantan Direktur Utama PT. PWU tahun 2000-2010 dimana tahun tersebut terjadinya pelepasan aset sebanyak 33 aset berupa tanah dan bangunan milik PT. PWU. Dahlan Iskan mengikuti pemeriksaan sebagai saksi kasus penjualan aset sejak hari Senin (17/10) sampai hari Rabu (19/10). Pemeriksaan dilakukan secara maraton oleh Kejati Jatim dengan dicecar 38 pertanyaan.

Dari hasil pemeriksaan, Dahlan Iskan menyebut mantan Gubernur Jatim Imam Utomo sebagai orang yang memberikan ijin dan persetujuan dalam penjualan aset milik PT. PWU. Selain Imam, mantan Ketua DPRD Jatim, Bisri Abdul jalil juga ikut disebut sebagai orang yang memberikan ijin pelepasan aset yang menjadi kasus saat ini.

Kuasa Hukum Dahlan Pieter Talawai sebagaimana dilasir tempo.co, Kamis (20/10/2016) menegaskan bahwa. Dahlan Iskan siap untuk menyerahkan salinan dokumen perijinan kepada kejaksaan jika nanti diminta. “Barang itu ada. Itu dokumen lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dandeni Herdiana enggan untuk menyampaikan detail tentang kterlibatan pemberian ijin Imam Utomo, karena merupakan materi penyidikan dan pembuktian. Ia hanya memparkan terkait kerja penyidik dalam memeriksa seluruh proses penjualan aset PT. PWU, apakah ada pelanggaran atau dugaan korupsi dalam pelepasan aset tersebut. “Kami sudah punya bukti. Dia (Dahlan) akan diperiksa lagi Senin mendatang,” ungkapnya.

Kejaksaan menafsirkan, kasus penjualan aset PT.PWU merugikan negara hingga miliaran rupiah. Karena itu, penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus penjualan aset PT.PWU.[fc]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment