Mobil Listrik, Jaksa Agung: Tidak Ada Upaya Kriminalisasi Kasus Dahlan Iskan

By fandra 03 Feb 2017, 15:21:49 WIBHukum

Mobil Listrik, Jaksa Agung: Tidak Ada Upaya Kriminalisasi Kasus Dahlan Iskan

Keterangan Gambar : Dahlan Iskan dan mobil listriknya. foto by duniaku


Jakarta, matahationline.com – Penetapan tersangka Dahlan Iskan dalam kasus korupsi mobil listrik murni sebagai penegakan hukum. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Jaksa Agung HM Presetyo dan menampik adanya upaya untuk mempolitisir penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka.

Menurut Prasetyo, kasus Dahlan Iskan murni penegakan hukum, jadi tidak ada kata upaya kriminalisasi. "Tidak. Kejaksaan tidak ada urusan apa apa dengan DI (Dahlan Iskan). Tadinya dia menteri yang baik, jujur, sederhana, tulus, termasuk kasus di Jatim. Panca Wira Usaha juga seperti itu. Biarlah semuanya diceritakan oleh yang bersangkutan," ungkap Prasetyo di Kejagung, Jl Hasanudin, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Penangkapan mantan Menteri BUMN tersebut merupakan ketetapan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang memperberat hukuman terpidana Dasep dari 7 tahun menjadi 9 tahun penjara di kasus korupsi mobil listrik. Dalam putusan tersebut menyebutkan, Dasep terbukti melakukan upaya korupsi bersama-sama.

"Dan kasus ini baru terjadi karena adanya peran DI, dia perintahkan nyari dana, menunjuk Dasep sebagai pelaksananya, ini bukan riset. Ini pengadaan barang. Pesan 16 unit mobil listrik dan dimodifikasi Alphard yang dibeli. Tidak tahu mesinnya diganti apa akhirnya tidak bisa dipakai. Apakah ini salah? Coba saya tanya kalian," ucap Prasetyo.

Ia sendiri dan pihak kejaksaan sangat berhati-hati dalam melakukan penyidikan kasus mobil listrik. Karena, Dahlan Iskan pernah memenangkan praperadilan dalam kasus penetapan tersangka kasus dugaan korupsi mobil listrik. "Kita sangat berhati hati dalam penanganan tiap kasus. Tidak ada istilah politisasi, kriminalisasi," katanya.[fc]

 

Source: detik.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment