Menaker Larang TKI ke Timur Tengah, ini Alasannya

By Kontributor 30 Jan 2017, 10:37:30 WIBKetenagakerjaan

Menaker Larang TKI ke Timur Tengah, ini Alasannya

Keterangan Gambar : Menteri Ketenagakerjaan M.Hanif Dhakiri. Foto: radarbangsa.com


BANYUWANGI, Matahati Online - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri memiliki pesan khusus kepada para ibu yang dulu menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di negara lain. Ia berpesan agar mereka tidak mau diajak bekerja ke Timur Tengah.

“Kalau ada yang mengajak kerja ke negara Timur Tengah jangan percaya karena sudah ditutup. Salah satu alasannya karena keadaan disana tidak mendukung perlindungan kepada TKI,” jelas Hanif di hadapan para ibu-ibu purna TKW, saat mengunjungi Ponpes Pesantren Putra Putri Queen Assalam di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Sabtu (28/1).

Menaker menegaskan segala bentuk permintaan dan penyaluran TKI ke Timur Tengah sejak 2015 sedang di moratorium oleh pemerintah. Lantaran kondisi di dataran berpasir itu sedang tidak kondusif.

Moratorium itu berlaku antara lain untuk Aljazair, Arab Saudi, Bahrain, Irak, Iran, Kuwait, Lebanon, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Suriah, Uni Emirat Arab, Yaman, dan Yordania.

Jikapun masyarakat tetap memaksakan diri berangkat, Menaker tak bisa menjamin perlindungan konkrit sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang berlaku.

“Sampai kiamat juga tidak akan pulang. Bisa pun harus menunggu pengampunan dari raja. Mudharatnya lebih banyak jadi itu pertimbangannya,” katanya.

Namun demikian, Menaker menjelaskan bahwa aturan tersebut hanya berlaku untuk pekerja di sektor rumah tangga. Sedangkan sektor lain seperti industri atau perawat di rumah sakit, menurutnya masih diperbolehkan.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment