Lagi, Pemerkosaan Disertai Pembunuhan Terjadi di Bojonegoro

By 19 Jul 2016, 14:07:12 WIBKriminal

Lagi, Pemerkosaan Disertai Pembunuhan Terjadi di Bojonegoro

Keterangan Gambar : Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro ketika memberikan keterangan pers terkait kasus tewasnya Cahya Zahra Amelia. (foto:eky nurhadi)


Bojonegoro, matahationline.com – Lagi-lagi, kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah bocah sepuluh tahun bernama Cahya Zahra Amelia. Bocah belia beralamat Desa pengkol Kecamatan Tambakrejo Bojonegoro diperkosa dan dibunuh di disungai belakang rumahnya oleh Ahmad Rifai (19). Bocah 10 tahun tersebut ditemukan tewas pada hari Minggu (17/7).

Berdasarkan keterangan Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, Korban ditemukan telanjang tanpa baju. Amelia sebelum dibunuh, diperkosa terlebih dahulu sebanyak dua kali. Setelah itu baru pelaku memukul korban berulang-ulang hingga tewas. "Setelah itu, ditenggelamkan di sungai beberapa menit, dan korban masih bernyawa, kemudian pelaku memukul wajah korban dengan batu sungai sebanyak sekali," terangnya, Selasa (19/7/2016).

Mengetahui korban sudah meninggal, pelaku kemudian membawa jazad korban ketepian sungai ditaruh dibawah pohon bambu. Agar tidak kelihatan oleh orang, pelaku menutupi jazad korban dengan daun bambu yang sudah kering. "Untuk mengelabuhi keluarganya, pelaku membuang pakaian korban dan meninggalkan sepasang sandal korban di tepi sungai. Seolah-olah korban hilang dibawa mahkluk halus (genderuwo,red), karena di desa setempat banyak mitos mahkluk halus sering membawa lari anak kecil," paparnya dilansir bangsaonline.com.

Pelaku, Rifai berhasil di ringkus kepolisian pada Senin petang, pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Bojonegoro untuk di mintai keterangan lanjutan dan mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya di balik jeruji besi. Pelaku terancam pasal berlapis pembunuhan dan pencabulan. Karena korban masih berada di bawah umur.[cf]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment