Kekurangan Personil, jadi kendala Satpol PP Malang Tegakkan Perda

By 23 Apr 2016, 15:34:03 WIBPemerintahan

Kekurangan Personil, jadi kendala Satpol PP Malang Tegakkan Perda

Keterangan Gambar : Tampak Satpol PP Kota Malang melakukan apel pagi (Foto:rri.co.id)


Malang, matahationline.com – Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang berjumlah 219. Jumlah tersebut di bawah standart ideal untuk Kota Malang. Kepala Satpol PP Kota Malang, Agoes Eddy Poetranto mengatakan, dalam upaya penegakan seluruh Peratuan Daerah (Perda), setidaknya jumlah ideal  Satpol PP yang harus dimiliki oleh Pemkot adalah 450 personil, Jumat, (22/04/2016).

"Idealnya jumlah Satpol PP di daerah ini sekitar 450 personel untuk penegakan Perda. Dengan jumlah itu, kami baru bisa maksimal untuk menangani semua lini, sekarang jumlah personel kami masih sangat kurang," cetus Agoes.

Menurut Agoes, Satpol PP merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menegakkan peraturan daerah. Karena itulah, keberdaannya sangat penting untuk diperhatikan. Dengan jumlah personil yang sedikit itu, akan menjadi kendala bagi Satpol PP dalam menjalankan setiap tugas Penegakkan Perda.

Agoes mengatakan, pihaknya telah mengajukan pembukaan lowongan  CPNS khusus Satpol PP kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) "Pengajuan ke KemenPAN-RB itu tertuang dalam rekomendasi Satpol PP saat Rakernas di Palu, beberapa waktu lalu," ungkap Agoes.

Dalam upaya peningkatan kinerja para personil, Satpol PP juga membutuhkan dana untuk menambah sarana dan  prasarana. Anggaran yang dibutuhkan sekitara 25 miliar. “Paling tidak anggaran yang kami butuhkan sekitar Rp25 miliar, namun sekarang baru ada Rp12 miliar,”jelanya.

Agoes menjelaskan, anggaran 12 miliar yang didapat dari APBD 2016 itu hanya cukup digunakan untuk gaji 100 anggota yang statusnya Banpol. Selain itu, anggaran juga dipakai untuk keperluan oprasional, penambahan mobil untuk oprasional dan biaya seragam anggota.[antara/nc]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment