Karir Politik Akik Zaman:  di Parlemen Sejak Tahun 1997 - Sekarang

By Kontributor 11 Jan 2020, 13:02:48 WIBTokoh

Karir Politik Akik Zaman:  di Parlemen Sejak Tahun 1997 - Sekarang

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Akik Zaman


matahationline.com - Dr. H. Akik Zaman M.Pd.I sejak muda telah berkecimpung di dalam dunia keorganisasian, diawali dari menjadi Koordinator Wilayah Program Pengembangan Pesantren dan Masyarakat di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Jakarta pada tahun 1983 hingga 1993. Sebagai warga Nahdliyin, bagi pria kelahiran Kota Santri Situbondo ini tidak lengkap jika tidak berhidmat kepada Nahdlatul Ulama. Pada tahun 1987 sampai 1889 ia ditunjuk sebagai sekretaris Lembaga dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM) balai Indonesia Timur (sebutan ketika itu; Jawa Timur mencakup NTB).

Sebagai organisatoris, Akik tidak serta merta melupakan bidang akademisnya. Lulusan Doktoral Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta itu mengabdikan diri mengajar di perguruan tinggi IAI Nurul Probolinggo yang sekarang telah menjadi Universitas Nurul Jadid. Selain di UNUJA, anggota DPRD Jawa Timur itu juga pernah menjadi Dosen di IAI Ibrahimy Situbondo (Sekarang UNIB) pada tahun 1989-1997.

Karir politik Akik Zaman dimulai dari menjadi anggota DPRD Situbondo pada tahun 1997 sampai dengan 1999. Karir politiknya terbilang cemerlang, pemilu 1999 terpilih kembali menjadi anggota DPRD Situbondo dan 2000-2005 dipercaya sebagai Ketua DPC PKB Situbondo. Sebagai ketua partai, Akik juga ditunjuk untuk menjadi Ketua DPRD dua periode, 1999-2004, 2004-2009. Karir politisi senior itu bak jalan toll, berbekal 12 tahun pengalamannya di DPRD kabupaten, ia mencoba mengukur kekuatan dan keberuntungannya di level yang lebih tinggi, yaitu maju sebagai calon legislatif Provinsi Jawa Timur. Gayung dan nasibpun bersambut, Akik Zaman terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur  untuk daerah pemilihan Situbondo-Banyuwangi-Bondowoso periode 2009-2014.

Tampaknya, garis tangan pria kelahiran Situbondo itu adalah decision maker. Ia dalam kontestasi politik pemilihan legilator selalu lolos ke parlemen. 2014 terpilih kembali untuk berkantor di Indrapura Surabaya (kantor DPRD Jawa Timur). Perjuangan politiknya tak jauh dari backgroundnya, yaitu memperjuangkan aspirasi warga nadliyin dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Meski di usia yang tak muda lagi, sepertinya berjuang di politik sudah menjadi candu bagi politisi PKB ini. Akik Zaman kembali ke parlemen Jawa Timur untuk periode 2019-2024. Dalam benaknya, masih ada hal yang harus dibenahi dalam perpolitikan di Indonesia, khususnya Jawa Timur, yaitu tentang etika politik (Fatsoen). Sebagai politisi senior yang telah mengikuti perkembangan perpolitikan di Jawa timur, ia termotivasi untuk memberikan perhatian khusus untuk membuat legacy agar fatsoen politik selaras dengan politik kebangsaan.

Ke depan agenda politik sangatlah kompleks, ia ingin memastikan arah demokrasi lebih sehat bukan hanya sekedar prosedural tapi harus mengedepankan substansial. Saat ini makna demokarasi hanya terbatas pada prosedural kelembagaan, tanpa mengindahkan isi dari demokrasi itu sendiri. Dimana demokrasi itu adalah untuk mencapai sebuah keputusan politik yang didalamnya individu memperoleh kekuasaan untuk membuat keputusan melalui perjuangan kompetitif dalam memperoleh suara rakyat. Oleh sebab itu, Akik  ingin memastikan arah politik di Indonesia khususnya Jawa Timur berasaskan dua arah politik, yaitu politik negara dan kebangsaan, sebagaimana yang telah diwariskan oleh Founding Fathers yang telah merumuskan dasar Negara Indonesia.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment