Innalillahi, Pencipta Teknik Baca "Ini Ibu Budi" Meninggal Dunia

By 11 Mei 2016, 10:52:17 WIBPendidikan

Innalillahi, Pencipta Teknik Baca "Ini Ibu Budi" Meninggal Dunia

Keterangan Gambar : Siti Rahmani Rauf dengan ilustrasi gambar teknik membaca yang dia ciptakan (foto:warta.co)


Jakarta, matahationline.com - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Indonesia. Ibu Siti Rahmani Rauf Meninggal dunia pada hari Selasa (10/05) pukul 21:20 WIB. Siti Rahmani merupakan ibu pendidikan Indonesia yang terkenal sebagai pencipta metode baca ‘Ini Budi, ini Ibu Budi’ dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. "Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Telah berpulang dengan tenang Ibu Siti Rahmani Rauf," ungkap Karmeni Rauf putri dari almarhumah Siti Rahmani Rauf, seperti dilansir detikcom, Rabu (11/5/2016).

 

Karmani meminta doa kepada para petakziah untuk mendoakan ibunya semoga diterima disi Allah. Semoga ibu diampuni segala dosa-dosanya. "Kami anak-anaknya mohon dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya buat almarhumah dan semoga diterima di sisi ALlah SWT. Amin," ucap perempuan yang akrab disapa Eni ini. Menurut Eni, almarhumah bukan sekedar seorang ibu yang seperti biasanya. Almarhumah seorang sosok ibu sekaligus sebagai sosok guru bagi anak-anaknya. Sehingga banyak yang dapat dipelajari dari beliau. Beliau menginspirasi semua semua orang dalam dunia pendidikan.

 

Siti Rahmani Rauf Ibu pendidikan Indonesia ini merupakan wanita kelahiran Padang, 5 Juni 1919. Beliau adalah pencetus metode baca legendaris, ‘ini Budi, ini ibu Budi, ini Ani, ibu Ani’ yang menjadi paket pelajaran Bahasa Indonesia sejak tahun 1980an untuk siswa Sekolah Dasar. Siti Rahmani sudah menjadi seorang guru sejak masa kolonial Belanda. Ibu yang akrab disapa dengan Ani tersebut diangkat menjadi guru pemerintah sejak tahun 1937. Nenek Ani kemudian pensiun pada tahun 1976. Nenek Ani juga sempat menjabat sebagai Kepala Sekolah di SDN Tanah Abang 5 Jakarta.

 

Ibu Ani meninggal dunia di usia 97 tahun. Rumah duka beliau berada di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat dan Rencananya setelah salat zuhur, jenazah akan dimakamkan di TPU Karet Bivak. (cf).



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment