Ini Komitmen PKB dan PAN Menghadapi Pilgub Jatim 2018

By Kontributor 15 Jun 2017, 05:26:56 WIBPolitik

Ini Komitmen PKB dan PAN Menghadapi Pilgub Jatim 2018

Keterangan Gambar : Pengurus DPW PKB bersama bakal calon gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengunjungi kantor DPW PAN Jatim, Surabaya.


SURABAYA, Matahati Online – DPW PKB Jatim terus melakukan safari politik sebagai keseriusannya memenangkan Gus Ipul dalam Pilgub 2018 mendatang. Kali ini, Ketua DPW PKB Abdul Halim Iskandar bersama rombongan mengajak Gus Ipul ke kantor DPW PAN Jatim, Rabu (15/6). Acara yang dikemas Silaturrahim Politik itu berlangsung hangat, akrab, santai namun begitu serius membincang masa depan Jawa Timur.

“Kedatangan kami ke sini berniat melaporkan dan mengantar Gus Ipul sebagai cagub dari PKB. Kalau cocok mari diusung bareng-bareng, kalau belum cocok mudah-mudahan cocok,” sambut Pak Halim, disambut tepuk tangan hadirin.

Ketua DPRD Jatim itu menegaskan, ikhtiar PKB selama ini tidak untuk mengupayakan calon tunggal, akan tetapi ingin membangun komunikasi yang baik melalui musyawarah.

“Di dalam parlemen, semua partai, termasuk PAN dan PKB harus melepas baju partai. Dalam parlemen, baju yang kita kenakan adalah baju kepentingan rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Masfuk menginginkan Jatim yang adem, dinamis dan produktif. Menurutnya, tantangan di Jatim ke depan juga cukup besar, namun jika semua pihak kompak maka tantangan dan kesulitan itu akan teratasi dengan baik.

“Saya lebih senang menyebut Pilgub ini bukan sebagai kompetisi, tetapi pertandingan persahabatan kepala daerah,” tuturnya.

“Hari ini saya senang sekali diapit oleh 2 ketua partai yang didirikan 2 ormas yang menjaga indonesia. PKB didirikan oleh NU, PAN didirikan oleh Muhammadiyah. 2 partai merupakan instrumen politik yang membawa spirit NU dan Muhammadiyah dalam rangka mejaga semangat keagamaan dan keindonesiaan,” papar Gus Ipul.

Gus Ipul juga mengungkapkan terimakasih dan kekagumannya terhadap Pak Halim. Menurutnya, hanya Pak Halim, ketua partai pemenang yang mengajak calonnya sowan ke semua partai.

“Kita tidak sedang merancang calon tunggal, tetapi merancang pilkada yang kondusif. Sebagaimana kata Pak Halim, kita perlu merangkai formulasi komunikasi baru. Yang terpenting hari ini adalah bagaimana merumuskan sesuatu yang bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat dan membentuk kebijakan yang memperkuat kecintaan rakyat terhadap tanah air,” pungkasnya. [an]

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment