Hari Santri, Bupati Baddrut Wajibkan Birokrat Pakai Sarung dan Batik

By Kontributor 16 Okt 2018, 11:04:16 WIBDaerah

Hari Santri, Bupati Baddrut Wajibkan Birokrat Pakai Sarung dan Batik

Keterangan Gambar : Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam


Pamekasan, matahationline.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mewajibkan birokrat di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk menggunakan sarung dan batik selama tiga hari. Hal tersebut tidak lain dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 pada tanggal 22 Oktober mendatang.

"Kami mewajibkan semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, menggunakan sarung selama tiga hari. Hal ini untuk memeriahkan HSN yang bertepatan pada 22 Oktober ini," unkap pria  yang biasa disapa Ra Baddrut tersebut di acara Launching HSN 2018 PCNU Pamekasan, Senin (15/10/2018).

Sarung yang menjadi ciri khas santri tersebut juga diwajibkan pula untuk ASN perempuan. "ASN perempuan juga wajib menggunakan sarung batik tradisional, sekaligus sebagai pengenalan dan kecintaan kita terhadap batik tradisional di Pamekasan," terang politisi muda PKB Jawa Timur itu.

Pemkab Pamekasan dalam memeriahkan HSN 2018 berencana melakukan kirab santri yang diikuti ribuan santri dari pondok pesantren se-Kabupaten Pamekasan. Kirab santri akan dipusatkan di area Monumen Arek Lancor dan finish di area Kantor Bupati Pamekasan.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment