Hadir Acara HPN, Pak Halim: Independensi Pers Ujung Tombak Demokrasi

By Kontributor 09 Feb 2019, 13:33:58 WIBDaerah

Hadir Acara HPN, Pak Halim: Independensi Pers Ujung Tombak Demokrasi

Keterangan Gambar : acara Peringatan Hari Pers Nasional di Grand City Surabaya


Surabaya, matahationline.com – Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar turut hadir dalam acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang di gelar di Grand City Surabaya, Sabtu (9/2019). Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan  Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

HPN menurut Pak Halim adalah sebuah bentuk pengakuan negara bagaimana peran pres turut serta membangun sistem keneragaan atau pemerintahan yang baik. Pers sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan ide dan gagasannya.

“Pers sebagai media menyampaikan inspirasi, menyampaikan informasi, baik itu masukkan, gagasan, kritik dan dan saran kepada pemerintah, dan sebaliknya pers juga sebagai media untuk menyampai informasi kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah,” ungkapnya.

Untuk itu, pers atau jurnalis mempunyai peran yang sangat besar dalam menjaga harmonisasi masyarakat melalui informasi yang disampaikan, terlebih lagi di masa-masa tahun politik saat ini mendekati pemilu 17 April 2019. “Sebab itu, independensi pers sebagai ujung tombang dari demokrasi itu sendiri, dan kebebasan pers Indonesia menjadi bagiaan dari cita-cita reformasi 98,” terang Ketua DPW PKB Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Pak Halim mengatakan bahwa tugas dari pers tidak hanya sekeder menyampaikan infomrasi, namun juga mempunyai tugas untuk turut serta mencerdaskan pembacanya (masyarakat). Maka dari itu, informasi yang disampaikan tentu harus akuntabel dan terpercaya.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan jaminan atas kebebasan pers. "Pemerintah menjamin prinsip kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat, kebebasan yang beretika dan bertata krama dan kebebasan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang pers," ujar Jokowi.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment