Gemuruh Doa Santri dan Kiai Sepuh se-Jatim untuk Kemenangan Gus Ipul

By Kontributor 06 Feb 2018, 17:45:03 WIBPolitik

Gemuruh Doa Santri dan Kiai Sepuh se-Jatim untuk Kemenangan Gus Ipul

Keterangan Gambar : Silaturahim Masyayikh dan Pengasuh Pesantren se-Jawa Timur di halaman Pondok Pesantren Lirboyo Kediri


Kediri, matahationline.com – Ribuan santri dan para kiai sepuh se-Jawa Timur kompak doa bersama untuk kemenangan Cagub-Cawagub Jawa Timur Gus Ipul-Puti Soekarno. Doa bersama tersebut dilakukan dalam acara Silaturahim Masyayikh dan Pengasuh Pesantren se-Jawa Timur di halaman Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Selasa (6/2/2018)

"Semoga Gus Ipul menjadi Gubernur Jawa Timur.  Mari kita berdoa bersama untuk kemenangan Gus Ipul di Pilgub Jawa Timur," ungkap KH. Anwar Mansyur dihadapan ribuan santri dan kiai.

KH. Anwar Mansyur dalam kesempatan itu juga meminta masyarakat Jawa Timur terutamanya kaum nahdliyin untuk bisa tentap memantapkan diri memenangkan Gus Ipul-Puti Soekarno.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang juga hadir diacara tersebut menjelaskan kepada partainya memilih mengusung Gus Ipul – Puti Soekarno.

"Gus Ipul sudah 10 tahun magang, menjadi wakil dari Pakde Karwo (Gubernur Jatim Soekarwo) dan punya pengalaman. Maka apabila terpilih nanti, sudah langsung presneleng empat," katanya.

Selain itu, yang menjadi pertimbangan Cak Imin adalah kontribusi NU yang begitu besar terhadap NKRI  yang telah menjaga persatuan dan ukhuwah islamiyah. "Insyaallah provinsi yang kuat NU-nya yaitu di Jatim. Dengan mengusung Gus Ipul - Mbak Puti, maka NU akan semakin kuat secara nasional," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ada sekitar 15 kiai sepuh Jawa Timur telah merapatkan barisan untuk memenangkan Gus Ipul-Puti Soekarno di Pilgub Jatim. 15 kiai tersebut diantaranya adalah KH. Zainuddin Jazuli (Ponpes Ploso Kediri), KH. Anwar Manshur (Ponpes Lirboyo), KH. Huda Jazuli (Ponpes Ploso, Kediri), KH. Miftahul Ahyar (Ponpes Miftahussunah Surabaya), KH. Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri, Pasuruan), KH. Agus Ali Mansuri (Bumi Sholawat Lebo, Sidoarjo), KH. Anwar Iskandar (Ponpes Al Amin, Kediri), KH. Mutawakil Allallah (Ponpes Zainal Hasan Genggong, Probolinggo), KH. Fuad Nur Hasan (Ponpes Sidogiri, Pasuruan), KH. Fuad Jazuli (Ponpes Ploso, Kediri), KH. Idris Hamid (Ponpes Salfiyah, Kota Pasuruan), KH. Abdullah Kafabihi (Ponpes Lirboyo), KH. Kholil As'ad Samsul Arifin (Ponpes Wali Songo, Situbondo), Ponpes Fakhri Aschal (Ponpes Syaichona Cholil, Bangkalan) dan KH. Ubaidilah Faqih (Ponpes Langitan Tuban).[uc]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment