Garda Bangsa: Holopis Kuntul Baris Mengatasi Bahaya Narkoba

By 01 Apr 2016, 13:52:35 WIBKesehatan

Garda Bangsa: Holopis Kuntul Baris Mengatasi Bahaya Narkoba

Keterangan Gambar : Kampanye anti narkoba yang digelar Garda Bangsa Jawa Timur di Panti Sosial Rehabilitasi Napza Teratai, Kamis (31/3/2016). Foto: Garda Bangsa Jatim.


Surabaya - Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Garda Bangsa Jawa Timur mengkampanyekan "enjoy tanpa narkoba" di Panti Sosial Rehabilitasi Napza Teratai milik Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur.

Ketua DKW Garda Bangsa Provinsi Jawa Timur Kabil Mubarok, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan semangat pada para penghuni panti sosial tersebut. "Kami ingin penghuni panti sosial rehabilitasi ini bisa bangkit lagi karena para mantan pengguna narkoba yang ada di panti ini perlu mendapatkan apresiasi yang baik oleh masyarakat," kata Kabil kepada Matahationline.com, Kamis (31/03/2016).
 
Kampanye ini dilakukan, lanjut Kabil, adalah salah satu upaya untuk membasmi narkoba yang selama ini dengan mudah menjangkiti generasi muda. "Pengguna narkoba bahkan merambah ke dunia pendidikan. Para bandar ini merajalela seakan tidak peduli dengan generasi muda yang seharusnya terbebas dari pengaruh narkoba. Sebab itu juga kita harus memberantasnya secara berkolektif," lanjutnya.

Saat ini, Provinsi Jawa Timur diketahui merupakan daerah urutan dua nasional dalam kasus penggunaan narkoba dan ironisnya, penggunaan narkoba sudah merata di semua kalangan.
 
Sebab itu juga, agar pemberantasan narkoba berjalan dengan baik, saat ini Garda Bangsa mempunyai organ Anak Garda Anti Narkoba (AGAN). Harapannya, Agan akan menjadi pusat dalam pemberantasan narkoba. "Ini akan menjadi corong ke depan dalam memerangi narkoba supaya bisa menyelamatkan masyarakat dari pengaruh narkoba. Kita harus bersama-sama, harus bergotong-royong. Kalau dalam bahasa nenek moyang, harus berholopis kuntul baris," jelas Kabil.

Dalam sosialisasi di Panti Rehabilitasi Napza yang beralamat jalan Balongsari Dalam 1 Surabaya, Garda Bangsa Jatim memberikan hiburan stand up comedy, musisi ekspengguna narkoba, dan pelepasan balon kebebasan. "Selain itu, sebanyak 100 ekspengguna narkoba penghuni panti juga mendapatkan motivasi dari Raka Raki Jatim 2016," katanya.

Sementara itu, menurut salah satu penghuni panti M Rudi mengaku senang dengan adanya kegiatan ini sebab mampu menambah semangat untuk berubah lebih baik lagi. "Kami senang dengan kegiatan ini dan kami berharap bisa berkarya lebih baik lagi," katanya. [hw]


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment