F-PKB Jatim Apresiasi Respon Cepat Mendes dan Gubernur Jatim Tentang Penanganan Virus Corona

By Kontributor 30 Mar 2020, 14:39:28 WIBPemerintahan

F-PKB Jatim Apresiasi Respon Cepat Mendes dan Gubernur Jatim Tentang Penanganan Virus Corona

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPW PKB Jatim Anik Maslachah


Matahationline. com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Mendes Abdul Halim Iskandar dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang telah melakukan langkah cepat untuk merespon Inpres No 4 Tahun 2020 tentang refoccusing kegiatan, realokasi anggaran dan percepatan pengadaan barang dan jasa yang diperuntukan untuk penanganan cepat virus corona di Indonesia maupun di di Jawa Timur.

Hal itu berdasarkan pada munculnya SE Mendes No 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid 19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (24 maret 2020) dan SE Gubernur No 411.22811/112.2/2020 Tentang Pencegahan Dan Pengendalian Covid 19 di Desa (27 maret 2020).

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah mengatakan, pencegahan virus corona idealnya memang diberlakukan sejak dari desa. Sebab, desa menurutnya adalah jantung pemerintahan dan dapat meminimalisir kemungkinan untuk melakukan kebijakan lockdown.

“Ini penting karena jantungnya pemerintahan ada di desa, mobilisasi desa untuk melakukan sosialisasi pencegahan secara massif. Kami meyakini penyebaran covid sedini mungkin bisa teratasi sehingga tidak sampai terjadi KLB ataupun Indonesia tidak perlu melakukan lockdown,” kata Anik saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Senin (30/3/2020).

Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi langkah pencegahan yang dilakukan oleh Kementrian Desa dan PDTT dengan mengeluarkan surat edaran tersebut. Sehingga, perputaran ekonomi di desa tetap terjaga di tengah wabah pandemi ini.  

“Ini bagian dari tindakan preventif (pencegahan) lebih murah dan mudah daripada tindakan kuratif (mengobati). Seiring dengan penanganan kesehatan, maka agar perekonomian tetap berputar, disinilah pentingnya SE Mendes No 8 Tahun 2020 ini agar program-program dialihkan dengan padat karya tunai desa, dimana proyek-proyek infrastruktur  tenaga diambilkan dari tenaga  kerja  di desa dengan upah langsung bisa diterima tiap hari,” tambah politisi dari Fraksi PKB tersebut.

Pun halnya langkah pencegahan yang dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah dengan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Bupati dan Wali kota se Jatim mendapat apresiasi dari Fraksi PKB. Sehingga, dengan adanya surat edaran tersebut, seluruh aparatur desa dapat sigap dalam menangani wabah tersebut.

“Seiring dengan adanya langkah preventif dari Gubernur Jatim terkait penanganan cepat Covid-19, kami berharap zona merah di wilayah Jatim dapat diminimalisir. Apalagi, dibenturkan dengan musim mudik dan sudah ada himbauan dari ibu gubernur bahwasanya mudik kali ini agar ditunda,” jelasnya.   

Anik berharap, dengan adanya SE dari Mendes dan Gubernur Jatim ini secepatnya aparatur desa untuk merespon kebijakan tersebut. Dan, seluruh Fraksi PKB siap untuk mengawal kebijakan tersebut agar transparan dan tepat sasaran.

“Karenanya, desa perlu merespon cepat untuk segera merealokasi anggaran (menggeser anggaran) mengingat di Maret-April ini terealisasi dana desa untuk seluruh Indonesia.  Dan F-PKB siap mengawal agar anggaran tersebut cepat terserap dan tepat sasaran dengan manajemen transparan dan akuntabel,” pungkasnya.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment