Door to Door, Politisi PKB Jatim Bagikan Sembako dan Sosialisasi Cegah Covid-19

By Kontributor 03 Apr 2020, 22:16:12 WIBDaerah

Door to Door, Politisi PKB Jatim Bagikan Sembako dan Sosialisasi Cegah Covid-19

Keterangan Gambar : Tampak Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim Aida Fitriati sedang memberikan bingkisan sembako, masker dan hand sanitizer kepada warga


matahationline.com– Anggota DPRD Jawa Timur Aida Fitriati kembali lakukan aksi sosial dengan door to door, dari pintu ke pintu warga Kabupaten Pasuruan untuk membagikan sembako, hand sanitizer dan masker. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu warga yang kehilangan pendapatan/penghasilankarena terdampak physical distancing akibat wabah virus corona (covid-19).

Apa yang dilakukan oleh politisi PKB Jawa Timur disambut hangat oleh para ibu-ibu, pedagang keliling, tukang ojek dan pekerja harian. Karena adanya bantuan Ning Fitri tersebut bisa membantu mengurangi beban di keluarganya. “Terima kasih bu dewan, mugi- mugi (semoga) tambah paringi lancar rejekine,” ungkap salah satu warga yang menerima Sembako dari Ning Fitri.

Sementara itu, Ning Fitri menyampaikan bahwa dirinya ikut terjun lansung bersama relawannya untuk mengetahui kondisi riil di masyarakat. Sebab itu, ia tak sungkan untuk mengetok satu pintu ke pintu yang lain.  Ia juga tampak menyapa dan memberikan paket sembako, hand sanitizer dan marker kepada warga yang sedang ada di jalan.

“Kegiatan ini selain untuk membantu mereka yang membutuhkan, juga untuk bersilaturahmi bersama warga Pasuruan,” ungkap Ning Fitri usai terjun langsung bertemu warga di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Kecamatan Gondangwetan, Winongan , Pasrepan, Lumbang, Puspo, Tosari, Tutur, Purwodadi, Purwosari, Sukorejo, Wonorejo dan Kejayan.

Tidak hanya sekedar membagikan sembako, Ning Fitri sekaligus sosialisasi dan mengedukasi masyarakat agar terhindar dan tidak terinfeksi covid-19. Edukasi tentang covid-19 menjadi bagian sangat perlu dilakukan dalam mencegah penyebaran covid-19. “Edukasi ini penting, agar masyarakat tidak panik dan bisa melakukan aktivitas pentingnya, seperti tetap mencari nafkah,” sambungnya.

Ia berpesan kepada warga yang ditemui untuk mematuhi himbauan dari pemerintah terkait phisical distancing, menjauhi kerumuman dan untuk tinggal di rumah saja jika tidak ada keperluan mendesak. Hal tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 yang dari hari-kehari semakin meluas di Jawa Timur.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment