Dikunjungi Pak Halim, Pelaku UPK Merasa Bangga

By 27 Mei 2016, 23:03:06 WIBEkonomi

Dikunjungi Pak Halim, Pelaku UPK Merasa Bangga

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar ketika menghadiri Pelatihan Bendahara UPK se-Jatim. (foto:matahationline.com)


Malang, matahationline.com – Pelaku Unit Pengelola Kegiatan (UPK) se-Jawa Timur merasa bangga ketika dikunjungi Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar (Pak Halkim) di Hotel Ijen Suites Malang, Jumat (27/05/2016). Pada saat itu, pelaku UPK yang berasal dari perwakilan 500 Kecamatan lebih dari 29 Kabupaten se-Jatim tersebut sedang melaksanakan Pelatihan Bendahara UPK yang dilaksanakan oleh Asosiasi UPK Provinsi Jatim. Mereka tidak menyangka bisa bertatap muka secara langsung dengan ketua DPRD Jatim yang dikenal sebagai pencetus kembali slogan Holopis Kuntul Baris yang sempat dipopulerkan oleh Bung Karno.

Rasa terkejut tersebut bukannya tidak beralasan. Para Pelaku UPK ini merasa tidak mempunyai tempat mengadu terkait permasalahan yang mereka hadapi. “Sampai saat ini, keberdaan UPK di setiap kecamatan dan kabupaten tidak mempunyai kejelasan kedudukan setelah program PNPM Mandiri secara resmi berakhir,” ungkap ketua Asosiasi UPK Jatim Agus Sudrikamto, SH. Sebagaimana kita tahu, Kelembagaan UPK merupakan salah satu aset dari hasil Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd).

Karena itu, menurut Agus, kelembagaan UPK yang merupakan aset PNPM tersebut perlu diperhatikan serius oleh pemerintah. sebab berakhirnya program PNPM ini mengharuskan UPK untuk terus berbenah, “Namun yang menjadi kendalan sampai saat ini, tidak adanya sebuah payung hukum yang mewadahi adanya UPK ini,” ujarnya.

Bagi Agus, payung hukum itu sangat urgen mengingat UPK memiliki aset yang nilainya miliaran rupiah. Dalam estimasi Agus, ada kabupaten yang memiliki aset hingga 30M, bahkan ada yang mencapai 60 miliar. Dan hal itulah yang perlu secepatnya direspon oleh pemerintah.

Maka dari itu, Agus menyampaikan rasa terima kasih kepada Pak Halim karena bersedia hadir dalam acara pelatihan UPK tersebut. “Terima kasih Pak Halim karena berkenan untuk memberikan pendampingan kepada UPK agar segera mendapatkan legal standing yang sangat kami harapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Pak Halim dalam sambutannya menyampaikan, dirinya siap untuk mendampingi UPK untuk mendapatkan payung hukum. “Pelaku UPK wajib kita dampingi. Sebab pekerjaan yang bapak ibu kerjakan ini adalah pekerjaan yang mulia, memperjuangkan kehidupan masyarakat lebih sejahtera. Sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk tidak mendampingi UPK,” imbuh Pak Halim yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Karena permasalahan tidak bisa diselesaikan seketika di forum tersebut, Pak Halim menyatakan siap membantu para pelaku UPK untuk berdiskusi lebih mendalam lagi di gedung DPRD Jatim. “Saya tunggu sahabat-sahabat untuk datang ke Gedung Indrapura (Kantor DPRD Jatim,-red). Kita bicarakan lebih dalam lagi tentang masalah di masing-masing daerah. Sehingga saya bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Pak Halim.[ch]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. isa 28 Mei 2016, 11:32:46 WIB

    Semoga tidak lupa..#saveupk

View all comments

Write a comment