Cerita Lucu Dimas Kanjeng Taat Pribadi Saat Ditangkap Polisi

By 30 Sep 2016, 14:35:03 WIBHukum

Cerita Lucu Dimas Kanjeng Taat Pribadi Saat Ditangkap Polisi

Keterangan Gambar :


Surabaya, Matahationline.com - Penggerebekan pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Kabupaten Probolinggo, Kamis pekan lalu, membuat beberapa polisi tertawa terpingkal-pingkal. Seperti halnya sebuah adegan dalam sebuah film humor, satu pernyataan Dimas Kanjeng ini membuat polisi sulit menahan tawa saat satu mobil dengannya dalam perjalanan ke Markas Polda Jatim.

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Cecep Ibrahim, yang saat itu juga sebagai ketua tim penangkapan, menceritakan, setelah ditangkap dari dalam padepokan, Dimas Kanjeng langsung dibawa ke dalam mobil khusus untuk dibawa ke Markas Polda Jatim di Surabaya dengan didampingi sejumlah polisi.

Dengan iseng, dalam perjalanan, dia bertanya kepada Dimas Kanjeng yang katanya bisa menggandakan uang. "Katanya bisa menggandakan uang, tolong dong, isi mobil ini dengan uang," kata Cecep, Jumat (30/9/2016).

Dimas Kanjeng dengan santainya saat itu menjawab tidak bisa karena aksi tersebut harus dibantu dengan bantuan makhluk halus yang diperintahnya. "Sekarang mereka (makhluk halus) tidak bisa, Pak, tadi mereka kena gas air mata," kata Dimas Kanjeng. 

Mendengar jawaban itu, semua polisi yang berada di mobil sontak tertawa. "Memangnya makhluk halus bisa kena gas air mata ya?" kata Cecep kembali bertanya kepada Dimas Kanjeng.

Gas air mata, kata Cecep, memang sempat dikeluarkan oleh polisi untuk menghalau dan membubarkan pengikut Dimas Kanjeng yang membentuk barisan untuk melindungi padepokan.

Dimas Kanjeng sendiri, kata dia, ditemukan sedang bersembunyi di ruang fitness bersama istrinya. Ruangan itu terkunci dari luar. Polisi harus mendobrak untuk bisa masuk ke ruangan tersebut.

Dia dijemput paksa karena tiga kali mangkir panggilan polisi untuk diperiksa terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan dua anak buahnya.

Sebanyak 600 polisi diturunkan dalam penjemputan paksa itu untuk mengantisipasi perlawanan ribuan pengikut Taat Pribadi.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment