Cak Imin Kampanyekan Bahaya Sedotan Plastik

By Kontributor 26 Mar 2019, 12:03:02 WIBTokoh

Cak Imin Kampanyekan Bahaya Sedotan Plastik

Keterangan Gambar : Cak Imin tunjukan sedotan ramah lingkungan yang dibawa saat berada di salah satu pantai di Bali


Bali, matahationline.com – Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kembali mengkampanyekan bahaya sedotan plastik untuk lingkungan. Karena bekas sedotan plastik yang digunakan oleh orang dengan tidak sadar dibuang sembarangan dan dapat membahayakan mahluk hidup di sekitar, seperti ikan dan hewan lainnya yang ada di darat.

Melalui akun twitternya @cakimiNOW, Cak imin menyampaikan bahwa sampah plastik termasuk sedotan plastik merupakan bahan yang tidak mudah terurai atau hancur. Karena itu sebisa mungkin menghindari penggunaan sedotan plastik.

“Awas bahaya sedotan plastik! Jangan gunakan lagi ya! Berbahaya buat lingkungan kita krn sulit diolah kembali dan tidak bisa hancur. Kasihan alam kita. Ayo kita mulai dari kita sendiri dan menghentikan semua restoran untuk tdk pakai plastik lagi! Siap?,” tweet Cak Imin, (26/03/2019).

Ketua Umum DPP PKB itu kemudian menyarankan viewernya untuk selalu membawa sedotan ramah lingkungan dalam setiap kegiatan di luar. Sedotan ramah lingkungan tersebut antara lain terbuat dari bahan bambu, kertas dan juga dari bahan kue.

“Sobat semua, jangan lupa kemana-mana bawa yang namanya sedotan yang ramah lingkungan. Karena sedotan plastik sangat berbahaya. Sekarang terlampau menumpuk diseluruh jagat alam kita. Bahkan banyak hewan-hewan mati gara-gara sedotan plastik kita. Memang ini agak beriso bawa kemana-mana, tetapi resiko itu cukum membantu lingkungan kita tetap bertahan. Kita selalu bawa ini dan jangan lupa membersihakan dengan alat yang tersedia (sambil menunjukkan sedotan yang dibawa),” ungkap Cak Imin dalam video pendeknya itu.

Untuk diketahui, kampanye bahaya sampah plastik telah dilakukan seluruh negara maju, dan juga di Indonesia. Pertokoan seperti supermarket dan restoran seperti di Bali, Jakarta, Surabaya dan Malang mulai menerapkan anti sampah plastik dengan tidak menyedikan kantong plastik dan sedotan plastik. Namun diganti dengan kantong yang terbuat dari kertas dan sedotan dari bahan yang ramah lingkungan.[tr]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment