Cak Imin: Fesrtival Kaligrafi Cara Syiar dan Dakwah Islam

By Kontributor 18 Sep 2017, 11:26:07 WIBDunia Islam

Cak Imin: Fesrtival Kaligrafi Cara Syiar dan Dakwah Islam

Keterangan Gambar : istimewa


Jombang, matahationline.com – Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa Festival kaligrafi merupakan cara syiar dan dakwah islam. media kaligrafi sarat dengan unsur atau muatan dakwah. Sebab, dalam tulisan kaligrafi ada yang terkandung makna mendalam. Misalnya kaligrafi yang menyimpan pesan berlomba-lombalah kalian dalam jalan kebaikan.

"Festival kaligrafi tingkat ASEAN merupakan salah satu cara syiar dan dakwah islam," ungkap Muhaimin Iskandar dalam penutupan Festival & Pameran Kaligrafi se-ASEAN 2017 yang digelar pertama kalinya di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, Minggu (17/9/2017).

Awalnya seseorang menyukai tulisan yang indah di dinding masjid atau tempat lainnya. Setelah itu, ia ingin mengetahui apa makna di balik tulisan kaligrafi tersebut. Bila mengerti maknanya, maka diharapkan nilai-nilai Islam dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Dalam mempelajari kaligrafi juga terkandung sejumlah filosofi yang bisa diterapkan dalam kehidupan, di antaranya aspek kesungguhan dalam belajar, ketelatenan atau kehati-hatian, dan evaluasi terhadap hasil kerja," ungkap cucu pendiri Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar KH. Bisri Syansuri.

Sementara it, Ketua Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 Ahmad Atho'illah mengatakan festival ini bagian dari peringatan HSN 2017. Sebanyak 120 peserta lomba kaligrafi perdana ini datang dari berbagai negara ASEAN dan negara Timur Tengah. Mulai Thailand, Malaysia, Singapura, Maroko, China, Arab Saudi, hingga Turki.

"Lomba kaligrafi se-ASEAN yang pertama kali di ASEAN. Kami ingin mengenalkan kreasi kaligrafi. Salah satunya Indonesia mempunyai banyak sekali kreasi," katanya.

Lomba kaligrafi sendiri, lanjut Atho'illah, telah digelar di Hotel Yusro, Jombang pada Rabu (13/9/2017). Pada Minggu (17/9/2017) giliran pengumuman pemenang lomba sekaligus pembukaan pameran kaligrafi internasional.

Pembukaan pameran turut dihadiri Direktur General IRCICA Turki Halit Eren dan Ketua Asosiasi Kaligrafer Saudi Abdullah Abdu Futiny. Sedikitnya 92 karya kaligrafi ternama Indonesia dan Timur Tengah dipamerkan dalam festival ini.

"Harapannya Indonesia menjadi pusat kaligrafi Arab di ASEAN dengan menujukkan karya kaligrafi lokal," tandasnya.[dtkcom]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment