Cagub Jatim dan Wabup Malang Resmikan Kampoeng Seni Bonderland

By fandra 13 Apr 2017, 15:09:41 WIBDaerah

Cagub Jatim dan Wabup Malang Resmikan Kampoeng Seni Bonderland

Keterangan Gambar : Pak Halim (kiri, berbaju putih) memegang keris bersama Wakil Bupati Malang (dua dari kiri) sebagai simbol peresmian Kampung Seni Bonderland, Pakisaji, Malang


Malang, matahationline.com -  Calon Gubernur Jawa Timur Abdul Halim Iskandar bersama dengan Wakil Bupati Malang Drs Sanusi, hari ini, Kamis (13/4/2017) meresmikan Kampoeng Seni Bonderland Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dalam acara peresmian tersebut, turut hadir Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Baddrut Tamam, anggota Komisi C DPRD Jatim Anik Maslachah, anggota DPRD Jatim dari dapil Malang Raya H. Fatchullah, serta sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan Kab. Malang Made Arya Wedanthara, SH. MSi dan Forpimda Kabupaten Malang serta budayawan se-Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, pria yang biasa disapa Pak Halim itu mengatakan bahwa pembentukan Kampung Seni Budaya Bonderland merupakan langkah yang luar biasa yang dilakukan masyarakat bersama pemerintah dalam upaya melestarikan tradisi seni budaya bangsa. "Kegiatan ini sangat saya apresiasi karena warga Kabupaten Malang mempunyai semangat melestarikan dan memperkenalkan budaya daerah di era modern seperti saat ini," ungkap Ketua DPRD Jatim itu.

Pak Halim menyampaikan salah satu varian seni tradisi yang harus dilestarikan orang Indonesia adalah tari, karena dalam seni budaya tari lokal menyimpan sebuah filosofi tentang keseimbangan. Manusia diajarkan untuk hidup dalam keseimbangan sosial budaya dan agamannya. "Hal itu yang diajarkan oleh para wali dan ulama terdahulu kita, agama dan budaya harus seimbang. sebagaimana prinsip dalam Nahdlatul Ulama, tawazun (seimbang)," terangnya.

Maka dari itu, Islam Indonesia merupakan Islam yang seimbang dengan nilai budaya bangsa Indonesia. "Karena itu, seni budaya bangsa harus terus dilestsrikan,  dikembangkan ke generasi muda sebagai bentuk perlawan terhadap golongan-golongan yang mengatasnamakan agama namun tidak mengindahkan nilai-nilai budaya," terang pria pencetus kembali slogan Holopis Kuntul Baris itu.

Sementara itu, Wabub Malang Sanusi menyampaikan, pihaknya akan terus optimalisasi pembangun Kabupaten Malang di sektor wisata, salah satunya adalah membentuk desa-desa wisata seperti Kampung Seni Bonderland. "Ini sejalah dengan visi pembangunan Kabupaten Malang dan juga sesuai dengan konsep pembangunan desa One Village one product," ujarnya.

Kampung seni tersebut menurut Sanusi akan dijadikan sebagai kampung tujuan wisata Malang Raya dan akan menjadi pusat studi banding wisata di seluruh Malang Raya. "Selain itu, kampung seni ini untuk membentuk mindset masyarakat Malang sebagai masyarakat yang berbudaya," pungkasnya. (fc)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment