Bupati Ponorogo Doakan Gus Ipul jadi Gubernur

By Kontributor 05 Feb 2018, 10:11:03 WIBSosial Budaya

Bupati Ponorogo Doakan Gus Ipul jadi Gubernur

Keterangan Gambar : Gus Ipul dan Puti Soekarno saat menghadiri acara pagelaran wayang di Ponorogo


Ponorogo, matatahationline.com – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mendoakan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjadi Gubernur Jawa Timur mendatang. Doa dan harapan tersebut disampai Bupati Ipong disela-sela sambutannya dalam pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Anom Suroto di Alun-alun Ponorogo, Minggu malam (4/2/2018). Dimana dalam pagelaran wayang tersebut, Cagub-Cawagub Jatim Gus Ipul dan Puti Soekarno turut hadir ditengah-tengah warga menyaksikan wayang.

“Yang terhormat, kita cintai dan banggakan, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Gus Ipul. Mudah-mudahan nanti gubernur. Ini doa ya, bukan kampanye,” ungkap Ipong dihadapan ribuan warga yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Ipong juga merasa sangat gembira dengan kehadiran Puti Soekarno di tengah-tengah ribuan warga. Hal tersebut menurutnya menjadi sebuah kebanggaan bagi warga ponorogo karena dihadiri cucu dari proklamator dan pendiri bangsa Indonesia, Bung Karno.

 “Silakan Mbak Puti berdiri menyapa warga kami, dan nanti Mbak Puti mohon bersedia menyampaikan sepatah dua patah kata,” kata Ipong.

Puti Soekarno dengan sigap lansung berdiri dan menyapa warga dengan melambaikan tangan. Wargapun kompak mengiringinya dengan gemuruk tepuk tangan.

Gus Ipul dalam sambutannya menyampaikan torehan keberhasilan pembangunan Jawa Timur selama 10 tahun terakhir. Salah satunya adalah pengentasan kemiskinan dari 18 persen menjadi 11 persen di tahun 2017. “Tapi itu perlu dipercepat lagi, maka kita targetkan bisa turun jadi 9 persen dalam dua tahun ke depan,” kata Gus Ipul.

Sementara Puti menceritakan tentang betapa pentingnya faktor kebudayaan dalam pembangunan bangsa. "Pembangunan fisik itu penting, tapi yang tidak kalah penting adalah pembangunan karakter bangsa, nation character building, salah satunya melalui seni-budaya seperti wayang,” terangnya.

Pertunjukan wayang mengambil lakon “Wahyu Jayaningrat” dengan dalang kondang Ki Anom Suroto. Lakon ini juga dikenal “Wahyu Senopati” yang diperoleh Abimanyu dan Gatutkaca, dua ksatria handal Pandawa.[yc]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment