12 Ribu Santri Nurul Jadid Makan Ikan Bareng Menteri Susi

By Kontributor 02 Nov 2018, 13:53:34 WIBDaerah

12 Ribu Santri Nurul Jadid Makan Ikan Bareng Menteri Susi

Keterangan Gambar : Ribuan Santri Nurul Jadid Probolinggo makan ikan bareng Menteri Susi Pudjastuti


Probolinggo, matahationline.com - Sekitar 12 ribu santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur, makan ikan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Mereka akan makan ikan secara lesehan di lapangan timur Universitas Nurul Jadid (Unuja), Jumat pagi (2/11).


Perhelatan akbar makan ikan bersama santri ini merupakan kolaborasi antara kumparan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), BNI, dan Jatim Now. Kegiatan ini tak lepas dari peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2018 lalu. Acara ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para santri untuk mengkonsumsi ikan.

“Kita berdoa dulu sama-samais. Bimilahirahmanirrahim, Allahumma baarik lanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar. Harus banyak makan ikan,” kata Menteri Susi membuka acara makan ikan

Di sela-sela makan ikan itu, Menteri Susi berpesan bahwa para santri harus membiasakan diri makan ikan. Sebabnya, ikan mengandung banyak nutrisi yang tak dimiliki bahan makanan lainnya. 

“Kalau malas makan ikan ditenggelamkan. Nanti jadi bodoh. Kalau orang bodoh tidak ada guna,” kata dia.

Susi menjelaskan, potensi laut di Indonesia itu sangat luar biasa. Tak ada sumber daya alam lainnya yang lebih unggul dari hasil kekayaan laut nusantara.

“Adek-adek harus dimulai dari sekarang. Belajar mencintai laut. Daratan kita 30 persen, lautan 70 persen,” tambah Susi.

Sementara itu, Pemimpin redaksi kumparan Arifin Asydhad menjelaskan, acara makan ikan ini merupakan inisiatif dari Menteri Susi. Menurutnya, Menteri Susi memiliki perhatian yang tinggi terhadap pondok pesantren.

“Jadi suatu ketika begitu saya mendampingi Bu Susi di salah kota di Norwegia. Bu Susi berbisik kepada saya, ‘Pak Arifin saya punya 10 ton ikan. Bagikan ikan-ikannya di pesantren di Jawa Timur'. Ini menunjukkan bahwa bu Susi peduli.” timpal Arifin.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment