Pesan Ketua PWNU Jatim untuk Fraksi PKB Malang: Niat Membesarkan NU

By Kontributor 04 Sep 2019, 09:49:35 WIBDaerah

 Pesan Ketua PWNU Jatim untuk Fraksi PKB Malang: Niat Membesarkan NU

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Malang Foto bersama dengan KH. Marzuki Mustamar


matahationline.com  - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Kota Malang  bersama anggota Fraksi DPRD Kota Malang berkomitmen arah perjuangan searah dengan para ulama. Komitmen tersebut diawali dengan silaturrahmi kepada ketua Tanfidiyah PW NU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar kemarin pagi (3/9) di Pondok Pesantren Sabilur Rosyad, Gasek, Kota Malang.

Ketua PKB Kota Malang Fatchullah menyampaikan kegiatan silaturrahmi kepada tokoh-tokoh ulama merupakan himbauan PKB Jawa Timur. PKB se-Jawa timur diminta  melakukan pertemuan dengan semua ulama di masing-masing daerah. Ini upaya menjaga ketersambungan arah perjuang PKB dengan para tokoh-tokoh ulama di masyarakat.

“Kita punya tujuan membangun bangsa. Kegiatan ini dimana PKB yang merupakan partai yang lahir dari rahim NU. Sudah seyogyannya perjuangannya di parlemen searah dengan perjuangan NU. Nah, kegiatan silaturahmi dengan tokoh-tokoh NU ini salah satu cara untuk menyamakan arah perjuangan itu.” Katanya.

Facthullah menambahkan, kegiatan silaturrahmi  ini hanya awal, nanti akan ada lagi pertemuan-pertemuan dengan tokoh ulama lain yang ada di kota Malang.

“Dengan PC NU kota Malang kami sudah ada komunikasi. Tinggal menentukan tanggal. Kapan PC NU bisa dan kapan dari Fraksi juga bisa bertemu.” Kata mantan angggota  DPRD Jawa Timur 2014-2019.

Silaturrahmi di kediaman KH. Marzuki Mustamar ini diikuti lengkap oleh tujuh anggota FKB Kota Malang 2019-2024. Ketujuh anggota fraksi tersebut diantaranya Ahmad Farih Sulaiman Dapil Lowokwaru, Abdurahman serta Hartatik dari papil Blimbing, Ike Kisnawati dan Abdul Wahid dapil Kedungkandang, Fathol Arifin dapil Sukun dan Arief Wahyudi dapil Klojen.

Dalam kesempatan tersebut KH. Marzuki Mustamar mengingatkan para anggota fraksi adalah kader NU. Jika ada yang sebelumnya diluar NU, maka sejak masuk jadi anggota dewan dari PKB, harus ikut NU.

“Sebagai kader, nawaitu kita untuk NU. Disitulah yang akan bikin kita terhormat. PKB milik NU, yang mendirikan ya NU, yang deklarasi ya NU. Salah besar kalau PKB bukan NU. Tidak boleh PKB menentang NU. PKB didirikan untuk membantu NU dalam sektor pmerintahan dan politik. Bagaimana di sektor politik NU kuat. Bagaimana kita tidak diperintah terus tapi bagaimana memerintah.” Ujar KH. Marzuki

 Bagi KH. Marzuki, PKB harus berkomitmen untuk membesarkan NU, mengawal politik anggaran, memperbaiki fasilitas madrasah dan juga meningkatkan kesejahteraan guru-guru madrasah.  Komitmen tersebut diminta karena lembaga pendidikan di bawah naungan NU sulit mendapatkan akses bantuan dari pemerintah. Padahal dalam hal kontribusi terhadap permerintah dan masyarakat sangat besar, yaitu membantu meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Ia juga juga tidak lupa menyampaikan terimakasih atas kehadiran para angggota fraksi yang baru karena telah bersama-sama membangun komitmen membesarkan NU. “Mohon juga semua berkomitmen gedeaken PKB. Nanti jika ada keputusan-keputusan strategis di gedung dewan sebelum di tok, komunikasi dulu dengan para ulama dan para kiai.” Pesan KH Marzuki.

Rombongan dari PKB dan FKB Kota Malang usai dari Kediaman KH. Marzuki, dilanjutkan silaturrahmi dengan tiga media cetak di kota Malang; MalangPost, Radar Malang dan Harian Surya.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment